Sunday, July 10, 2011

Teruntuk kalian yang pernah hadir di hidupku


da yang sudah berubah tapi tak bisa aku ungkapkan lagi.
Aku tak tahu sejak kapan ini mulai lain, tetapi tetap saja aku tak dapat mengungkapkannya.
Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mungkin aku, mungkin mereka.
Tetapi, aku hanya berpikir, mungkin Tuhan tidak mengabulkan doaku untuk kali ini.
Ya karena aku yakin, untuk masalah ini, Tuhan sepertinya selalu membuat aku untuk menunggu.
Tapi Tuhan, aku hanya pinta padamu.
Aku tahu Kau membuat aku untuk bersabar, aku tahu Kau memberiku hikmah di balik ini.
Tapi apakah aku belum cukup disadarkan oleh laman hitam yang pernah ada di hidupku?
Atau aku adalah manusia keras kepala sehingga Kau harus menyadarkanku berulang.
Aku memang bodoh, Tuhan…
Tuhan, Kau tetap satu-satunya Tuhanku yang tidak pernah mengecewakanku, walaupun terkadang aku masih sering mengecewakan-Mu.
Tuhan, kali ini aku hanya meminta satu. Walau aku tahu, jika ku minta waktu untuk berulang, itu tidak akan pernah mungkin terjadi.
Aku hanya ingin semuanya seperti dulu…
Aku yang seperti dulu, dan mereka yang seperti dulu.
Itu saja, Tuhan…
Teruntuk kalian yang pernah hadir di hidupku
Aku ingin membahagiakan kalian, dengan cara yang aku bisa.
Teruntuk kalian yang pernah hadir di hidupku.
Aku merindukan kalian dan aku menyayangi kalian 
Aku hanya tidak ingin ada sisi yang hilang di antara kita, hingga sisi itu tidak lagi bertautan satu sama lain 

Reaksi:

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More