Saturday, July 30, 2011

INI FITRAH adanya.. Kau Telah Titipkan Di hati Kami

Ada dia seorang gadis yang sangat halus dan lembut hati-nya...
patuh dan berbakti pada ke  dua Ayah dan ibu-nya...

Apa khendah hati ibu dan ayah-nya itulah yg bekal terjadi..
Bangga pada agama yang Dipeluk-nya ....
Cinta pada Tuhan-nya yang Utama..
Nmon jika ia mula mendekati CINTA INSANI...
Adakala dia Sngat Rapuh.. Sbb takut-nya DIA pada tuhan-nya.
Cukup sujud ke sujud.. YANG DAPAT DIA LAKUKAN
Cinta Insani Cukuplah Cinta DIA DALAM DIAM.

Sebuah Pengakuan Ana .. ( Teruntuk Juga Pada Kita Semua ) 
 


Ya Rahman...
Ya Robbi..
Enkau maha mengetahui
tak terkecuali hati yang tak jua luput dari pengetahuanMu
baik rasa yang melintas ataupun yang mendendap
dan semua itu adalah keagungan takdirMu

Enkau tahu bahwa kini di hati ini
bunga-bunga cinta menggusarkan jiwaku
aku jatuh cinta pada makhluk yang telah Engkau jadikan indah dalam pandanganku
ku tak ingin rasa ini menutupi pandangan qolbuku dari kekuasaanMu

Oh God … what can I do …
should I keep this love
to someone who has teased this heart
or should I disclose my heart

Duhai penunjuk jalan di kala hati tak tentu arah
Wahai cahaya terang di saat tiba kegelapan
bentangkan jalan pancarkan cahaya pada mata dan ruang hatiku
labuhkan perahu layar penuh ombak dan badai di dermaga keridloaanMu

kembali pada cinta …
apakah ini hanya ada dalam hatiku saja
ataukah bunga cinta juga tumbuh di hatinya
jangan-jangan aku hanya bertepuk sebelah tangan saja … menyedihkan

Oh God … what can I do …
should I keep this love to someone who has teased this heart
or should I disclose my heart
I was in a confusion

cinta oh cinta
suatu waktu ketika aku memikirkanmu
mengumpulkan data atas mereka yang bahagia dan terluka karenamu
maka berdasarkan analisis hatiku aku menyimpulkan tentangmu

engkau hanyalah perspektif waktu
dan aku tak ingin terjebak dalam relativitasmu
yang meenggelamkanku dalam hubungan linier semu
karena adanya diferensiasi yang disembunyikan dalam hati

probabilitas kebalikan sifatmu kadang tak terduga
mampu memunculkan determinasi hatiku dan hati dia nantinya
ku tak ingin hal itu menggugurkan validitas cintaku
karena hubungan yang positif dan signifikan adalah pengharapanku

ya Allahu yaa Rohmaan
Inni Audzubika Minal Hammi Wal Hazan
ya Allahu yaa rohiim irhamna
wa Inni asalukal qolbun salimun salaman

Aku mengerti bahwa rasa ini bukan sekedar lintasan
karena bunga-bunga cinta hatiku telah menumbuhkan putik-putik rindu
begitu susah rasa ini aku palingkan
Apalagi ketika malam datang, bayang hadirnya meramaikan kesendirian

once again
Oh God … what can I do …
should I keep this love to someone who has teased this heart
or should I disclose my heart

????????????
?
??
??????????????????????

Allah …
JIka suatu saat nanti telah terkumpul keberanian
sampai tersingkaplah rasa cinta ini padanya
Kumohon … Arahkanlah hatinya untuk menerimanya
hingga indahnya bunga cinta mekar dengan sempurna

Namun jika dia menolaknya
Lewat angin … afirmasikanlah bahwa dia tak layak untukku
dan Engkau telah menyiapkan bidadari terbaik untuk diriku
yang akan engkau turunkan diantara bintang dan rembulan
Dan andai nanti dia menerimanya

maka vibrasikanlah penerimaan itu terhadap keluarganya
karena aku tak ingin cinta yang tak direstui
yang akan memberikan peluang bagi setan untuk membisikkan kawin lari
astaghfirullahal ‘adzim

Allah … sungguh tak ada yang tahu kehendakMu
Bisa jadi Kau hembuskan cinta di hatiku dan dihatinya
namun tidak bagi wali yang mewakili dirinya
Jika itu terjadi … hancurkanlah cinta
hancurkan rasa itu sebagaimana kau hancurkan kaum-kaum yang telah mendustakanMu
karena telah kupaksakan hati untuk mencintaimmu di atas cinta selainMu

but …
a hope in my heart
I want to meet her
in one day one heart to be forever
Ya Allah perkenankan permohonan cintaku


Bila tlah kau catatkan dia akan jadi milikku
Satukanlah hatiku dan hatinya
Titipkanlah kepada kami bahagia yang abadi
Melayari hidup ini dengan ridlomu ilahi

Namun bila tlah kau takdirkan dia bukanlah milikku
Bawa jauh dia dari pandanganku.
Lenyapkanlah kebahagiaan saat dia disisihku
Dan pelihara diriku dari kecewa hatiku.

Tenangkanlah hatiku dengan lembut cintamu
Dengan kasih sayangmu.
Agar ku merasakan indahnya karuniamu
Yang kau anugerahkan untukku.

Janganlah kau biarkan aku hidup sendirian
Membawaku di kegelapan dunia.
Maka berikanlah diriku pasangan yang beriman
Agar aku dan dia dapat
Setia tuk menyembahmu.
Amiin.. Allah Humma Amiin...

Ya Tuhan kuatkan Aku dan Jiwaku Beri aku Ke ikhlasan Hati.. ( Halaman ke 2 )


Berjalan hampir tak pasti. Bersama rindu dan penantian. Menggenggam indah dan pedihnya perjalanan dan pencarian panjang

Wahai Penantianku Jangan Kau Persulitkan Aku

Kerana Di Saat Hari Itu Tiba
Usailah Penantianku Untukmu
Kerana Engkau Bukan Untukku`

Jika kukatakan padamu, aku tak lagi peduli?
Aku Akhiri Engkau Dengan Senyuman~
Ya Tuhan kuatkan aku
Kuakan Aku dan Jiwaku
Beri aku Ke ikhlasan Hati..
 














Maafkan Aku Yang Meninggalkanmu Karna-Nya. .
Dengan nama Allah... sebaik-baik Pemberi Ganjaran. Namamukah yang tertulis di luh mahfuz sana? Engkaukah yang bakal menemaniku jalan menuju syurga? Dirimukah yang akan melengkapkan separuh dari agamaku? Adakah kau yang tercipta untukku? Jawab pertanyaanku ini. Jawab! Kau takkan pernah dapat memberi jawaban, Kerna jawabannya bukan di tanganmu, Tetapi di tangan-Nya. Di tangan Tuhan kita; Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Gelisahku memikirkan dirimu, Dan ketakutanku memikirkan Tuhanku, Maafkan aku, Ketakutanku pada Tuhanku melebihi kegelisahanku memikirkanmu. Jemput diriku pabila waktunya tiba, Sebelum sampai saat itu, biarkan aku sendiri bersama Si Dia, Akan kucipta cinta bersama Dia, Sebelum kucipta cinta antara kita. Jadilah dirimu kumbang yang hebat, Dan doakan aku agar menjadi bunga yang mekar, Untuk itu, Aku tinggalkan dirimu pada-Nya Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu, Tidak ada suatu binatang melata melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya, Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus. Usah bersedih atas perpisahan sementara ini, Jika benar aku tercipta untukmu, Tiada apa yang dapat menghalangnya, Sebelum saat itu tiba, Berdoalah pada Allah moga diberi kekuatan, Mohonlah padanya dengan penuh mengharap. Yakinlah pada janji Allah! Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) [Surah An Nur: 26] Sesungguhnya Allah takkan pernah mensia-siakan pengorbananmu, Bilamana kita tinggalkan semua ini kerana Allah semata, Yakinlah! Akan ada sesuatu yang indah untukmu di pengakhiran nanti. Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu, Daripada yang sekarang (permulaan), Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , Lalu (hati) kamu menjadi puas. [Surah Ad dhuha: 4 & 5] Beruntunglah kamu! Tatkala Allah memilihmu untuk menyadari hakikat perhubungan antara lelaki dan wanita Allah memilihmu! Jangan pernah sia-siakan kasih sayang Allah ini. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya [Surah As Syams: 8-10] Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu [Surah Fussilat: 30] Dan ketika kamu merasa lemah, Mohonlah kekuatan dari-Nya, Allah itu dekat, Yakin pasti. Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan, Maka mohonlah perlindungan kepada Allah, Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [Surah Fussilat: 36] Kamu dan aku adalah intan terpilih, Berdoalah aku kuat dan tabah untuk menjaga kilauanku, Berdoalah tiada sang kumbang durjana merusakkannya sebelum yang halal tiba, Aku juga sentiasa mendoakanmu agar dalam peliharanya, Sentiasa.

Notes Ana ( halaman 2 )

Setiap detail rapi berderet di layar,
singkirkan sejenak detak nyaring kerinduan,
menatap halaman yang telah penuh oleh coretan hati,
meraba satu per satu di mana gerangan tersembunyi muslihat cinta,
hening menyapa dentingkan peluit panjang.

Apik telah tertata dan tersusun,
deretan rasa yang dirindukan malam lalu,
kini terang sinarnya hampir hempaskan kesadaran,
apakah mimpi dan ilusi telah berpindah pada halaman di sini,
hening temani lamunan panjang agar segera terbangun.

Kosong pada lembar tanda tanya,
apakah tak ingin bertanya atau memang tak ada tanya,
hingga terlupa batu karang masih hampir kokoh,
terkikis perlahan walau tak ingin,
hening kirimkan berita untuk segera dibaca.

Mentari telah menyapa hari,
dan kini pun bulan menyapa malamnya,
apakah hendak bertaut keinginan dalam keniscayaan,
melangkah namun tak pernah bergerak,
hening kembali kosong dan tak ada.

Hening dan kembali hening hampir seperti malam-malam lalu,
tak harus terhentak namun cukup hempaskan kesadaran,,,,,,,,,

Inikah akhir dari perjalanan panjang dan pencarian, juga penantian?
Menutup seluruh katup dan rongga-rongga keping cinta.
Ataukah masih harus meniti penantian baru.
Namun terasa detak jantung memburu.
Sebuah belati cinta ‘tlah terhunus kini.
Yang tiada henti berlari mencari sarungnya.
Ataukah akan kembali pada satu lingkaran dan cahaya?
Hempaskan mimpi pada penantian dan titian baru beratapkan rindu.
Rinai hujan bagai percikan api dalam kasat mata warna.
Oleh cahaya di ufuk Timur berganti Barat.
Entahlah itu cahaya atau cinta.
Kelabu hampir hitam namun serasa putih.
Katub cinta hampir tak bertepi memanggil tepian malam.
Aku terpana menatap cahaya pada dini hari yang enggan usai ini.
Hampir melelahkan namun tak pernah ada lelah.
Hampir berupa keniscayaan namun makin nyata.
Masih ‘tuk Perempuan dan Lelaki di ujung senja.

Ketika dini hari menyapa,tak ada lagi senyum untuknya,hanya wajah-wajah penuh amarah,,AKU harus melupaknya agar tak ada lagi sisa nestapa di wajahnya, dan Hari Esok semua kembali tersenyum bahagia. Jika kukatakan padamu, aku tak lagi peduli?
Ya Allah kuatkan aku yang tiada berdaya.,
Ta Robbi Kuatkan Hati Dan Jiwaku.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More