Thursday, June 7, 2012

Hukum Merubah Ciptaan Allah

Hukum Merubah Ciptaan Allah

 ‘’Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,yang dilaknati Allah dan syaitan itu mengatakan: “Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya) dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merobahnya“. Barang siapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata’’ (Qs an-Nisa : 117-119)



Ayat di atas menjadi dasar rujukan utama di dalam menentukan hukum pada masalah -masalah kedokteran masa kini, seperti operasi plastik, penggunaan kawat behel pada gigi, rebonding, operasi bibir sumbing, operasi kelamin, operasi selaput dara, operasi cesar dan lain-lainnya. Oleh karenanya, sangat baik kita pelajari terlebih dahulu kandungan ayat di atas.
Sebagaimana diterangkan pada ayat tersebut bahwa syetan akan membisikan kepada manusia agar mereka merubah ciptaan Allah, dan manusia tersebut benar-benar akan merubahnya.  Kemudian timbul pertanyaan, apa yang dimaksud dengan merubah ciptaan Allah? dan ciptaan Allah yang mana yang tidak boleh dirubah?


Para ulama masih berbeda pendapat di dalam memahami maksud dari ayat di atas [1] :
Pendapat Pertama : mengatakan bahwa maksud dari merubah ciptaan Allah adalah mengebiri manusia dan binatang.
Untuk hukum mengebiri manusia, para ulama sudah sepakat akan keharamannya.  Sebagaimana dinyatakan oleh Imam Abu Umar Ibnu Abdul Barr  :


وَلَمْ يَخْتَلِفُوْا أَنَّ خِصَاءَ بَنِي آدَمَ لَا يَحِلُّ وَلَا يَجُوْزُ ؛ لِأَنَّهُ مَثُلَةٌ وَتَغْيِيْرُ لِخَلْقِ اللهِ تَعَالَى ، وَكَذَلِكَ قَطْعُ سَائِرِ أَعْضَائِهِمْ فِي غَيْرِ حَدٍّ وَلَا قَوَدٍ
“Para ulama tidak berselisih pendapat bahwa mengebiri  manusia tidak halal dan tidak boleh, karena merupakan bentuk penyiksaan dan merubah ciptaan Allah. Begitu juga tidak boleh memotong anggota badannya yang lain, jika itu bukan karena hukuman had atau qishas. “ [2] 


Tetapi, untuk mengebiri binatang para ulama masih berbeda pendapat di dalam menentukan status hukumnya. Sebagian ulama membolehkan seseorang berkurban dengan binatang ternak yang dikebiri, bahkan hal itu dianjurkan jika dia lebih gemuk dari pada yang lainnya. Walaupun demikian, gemuk secara alami dengan makan daun-daunan dan rerumputan juah lebih baik  dari pada gemuk akibat dikebiri ataupun disuntik.


Kebolehan mengebiri hewan didasarkan pada firman Allah subhanahu wa ta’ala :
ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ
“ Demikianlah (perintah Allah) dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka Sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.” (Qs. al-Hajj : 32)
Berkata Ibnu Abbas menafsirkan ayat di atas :
اَلْاِسْتِسْمَانُ وَ الْاِسْتِحْسَانُ وَالْاِسْتِعْظَامُ
“ Yaitu menggemukan hewan kurban, memperindah dan membesarkannya“ [3]


Hal itu dikutakan dengan perkataan Imam Qurtubi di dalam tafsirnya :
وَأَمَّا خِصَاءُ الْبَهَائِمِ فَرَخَّصَ فِيهِ جَمَاعَةٌ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ إِذَا قُصِدَتْ بِهِ الْمَنْفَعَةُ إِمَّا لِسِمَنٍ أَوْ غَيْرِهِ ، وَجُمْهُورُ الْعُلَمَاءِ عَلَى أَنَّهُ لَا بَأْسَ أَنْ يُضَحَّى بِالْخَصِيِّ ، وَاسْتَحْسَنَهُ بَعْضُهُمْ إِذَا كَانَ أَسْمَنُ مِنْ غَيْرِهِ ، وَرَخَّصَ فِي خِصَاءِ الْخَيْلِ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ ، وَخَصَى عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ بَغْلًا لَهُ ، وَرَخَّصَ مَالِكٌ فِي خِصَاءِ ذُكُورِ الْغَنَمِ ، وَإِنَّمَا جَازَ ذَلِكَ ; لِأَنَّهُ لَا يُقْصَدُ بِهِ التَّقَرُّبَ إِلَى غَيْرِ اللَّهِ ، وَإِنَّمَا يُقْصَدُ بِهِ تَطْيِيبُ لَحْمِ مَا يُؤْكَلُ وَتَقْوِيَةُ الذَّكَرِ إِذَا انْقَطَعَ أَمَلُهُ عَنِ الْأُنْثَى
 “Adapun mengebiri binatang ternak, sebagian ulama membolehkannya, selama itu membawa manfaat, seperti bertambah gemuk atau manfaat lainnya. Mayoritas ulama juga membolehkan seseorang berkurban dengan hewan yang dikebiri, bahkan sebagian dari mereka mengatakan hal itu baik jika memang menjadi lebih gemuk dari hewan lainnya yang tidak dikebiri. Umar bin Abdul Aziz juga membolehkan pengebirian kuda,  Urwah bin Zubair pernah mengebiri bighal-nya, imam Malik membolehkan pengebirian kambing jantan . 


Semua itu dibolehkan karena tujuan dari pengebirian hewan itu bukanlah untuk dipersembahkan kepada kepada berhala yang disembah, dan bukan pula kepada rabb yang diesakan.  Tetapi pengebirian itu dimaksudkan agar daging yang akan dimakan itu lebih baik, dan pengebirian itu sendiri bisa menguatkan hewan jantan, karena dia  tidak pernah menghampiri hewan betina. “[4]


Pendapat Kedua : mengatakan bahwa maksud dari merubah ciptaan Allah pada ayat di atas adalah “Membuat Tato di dalam Tubuh“.
Tidak ada perselisihan di kalangan ulama yang penulis ketahui tentang  keharaman membuat tato dalam tubuh. Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ
“ Allah melaknat para wanita pembuat tato dan yang meminta dibuatkan tato, para wanita yang mencukur alis mereka dan para wanita yang meminta untuk dicukur alis mereka, dan para wanita yang mengikir gigi mereka, dengan tujuan mempercantik diri mereka, serta merubah ciptaan Allah Ta’ala.” (HR. Muslim)


Pendapat Ketiga : mengatakan bahwa maksud merubah ciptaan Allah adalah “Merubah Agama Allah“.  Pendapat ketiga ini dipilih oleh Imam Thobari di dalam tafsirnya.[5]
Imam Thobari mengatakan : “Jika memang arti merubah ciptaan Allah adalah demikian (yaitu merubah agama Allah), berarti semua yang dilarang oleh Allah masuk dalam katagori ini, termasuk di dalamnya larangan mengebiri sesuatu yang memang dilarang untuk dikebiri, membuat tato dan apa-apa yang dilarang untuk ditato serta bentuk-bentuk kemaksiatan lainnya.“[6]


Pendapat ini berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
 “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.“  (Qs. ar-Rum : 30)
Hal ini dikuatkan dengan hadist Abu Hurairah bahwasanya bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“ Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah, lalu kedua orang tuanyalah yang akan menjadikan dia Yahudi atau Nashrani atau Majusi.” (HR. Bukhari)


Begitu juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى : إِنِّي خَلَقْتُ عِبَادِيْ حُنَفَاءَ فَجَاءَتْهُمُ الشَّيَاطِيْنُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِيْنِهِمْ، وَحَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا أَحْلَلَتْ لَهُمْ
“Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan lurus, kemudian datanglah kepada mereka syetan-syetan yang menyesatkan mereka dari agama mereka serta mengharamkan atas mereka apa yang Aku halalkan bagi mereka.” (HR. Muslim).


Kesimpulan :
Dari keterangan para ulama tentang larangan merubah ciptaan Allah di atas, maka kita bisa menyimpukan bahwa membuat tato di tubuh, mengikir gigi, operasi plastik, operasi kelamin, operasi payudara dengan tujuan  hanya untuk memperindah dan mempercantik sendiri, hukumnya haram berdasarkan dalil-dalil yang telah disebutkan di atas. Adapun rincian hal ini akan diterangkan pada pembahasan-pembahasan berikutnya. Wallahu A’lam. 

[1] Thobari,  Jami’ al Bayan, ( 4/ 285), Ibnu Katsir, Tafsir al Qur’an al Adhim ( 1/ 527 )
[2] Perkataan ini dinukil Imam Qurtubi di dalam tafsirnya al-Jami’ li-Ahkam al-Qur’an   ( 5/251 ) 
[3] Ibnu Katsir, Tafsir al Qur’an al Adhim ( 3/ 213 )
[4] Qurtubi, al-Jami’ li-Ahkam al-Qur’an  ( 5/250 )
[5] Thobari, Jami’ al Bayan, ( 4/ 285)
[6] Thobari, Jami’ al Bayan, ( 4/ 285)
Oleh: Dr. Ahmad Zain An Najah, MA
 
 

Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA .. 
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ====== ===
 

Hukum Berhias Denga Inai/ Pacar/ Henna

Hukum Berhias Denga Inai/ Pacar/ Henna
   
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata : “Tidak apa-apa berhias dengan memakai inai, terlebih lagi bila si wanita telah bersuami dimana ia berhias untuk suaminya. Adapun wanita yang masih gadis, maka hal ini mubah (dibolehkan) baginya, namun jangan menampakkannya kepada lelaki yang bukan mahramnya karena hal itu termasuk perhiasan.

Banyak pertanyaan yang datang dari para wanita tentang memakai inai ini pada rambut, dua tangan atau dua kaki ketika sedang haidh. Jawabannya adalah hal ini tidak apa-apa karena inai sebagaimana diketahui bila diletakkan pada bagian tubuh yang ingin dihias akan meninggalkan bekas warna dan warna ini tidaklah menghalangi tersampaikannya air ke kulit, tidak seperti anggapan keliru sebagian orang. Apabila si wanita yang memakai inai tersebut membasuhnya pada kali pertama saja akan hilang apa yang menempel dari inai tersebut dan yang tertinggal hanya warnanya saja, maka ini tidak apa-apa.”
 (Majmu’ Fatawa wa Rasail Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, 4/288).


Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA .. 
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ====== ===

Salon Ala Muslimah

Salon Ala Muslimah


 AKHWAT dengan jilbab rapi dan pakaian menutupi seluruh tubuh, terkadang tidak terlalu memperhatikan penampilan. Kebanyakan berfikir jika rambut dan kulit tidak terlihat, jadi tidak dirawat pun tak akan menimbulkan masalah.
Padahal Allah itu indah dan menyukai keindahan, begitu juga halnya dengan kita yang harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan kulit plus rambut.
Tapi memang cukup sulit untuk mengurus diri, pergi ke salon? Cukup menguras kantong, selain itu salon khusus muslimah di kota-kota kecil sangat jarang ditemui.
Tapi sekali lagi, dua hal itu tidak bisa dijadikan alasan. Merawat tubuh dan rambut masih bisa kita lakukan di rumah sendirian.


Berikut tips melakukan perawatan rambut di rumah:
-    Keramaslah rambut secara teratur, jangan lupa gunakan kondisioner sesuai dengan jenis rambut dan udara di kota tempat tinggal kita.
-    Setelah itu gunakan tonik rambut untuk menguatkan akar dan menghindari rontok.
-    Tumpahkan sedikit tonik di telapak tangan, kemudiat pijit-pijitlah kulit kepala.
-    Mulailah memijit dari daerah depan, kemudian belah rambut menjadi beberapa bagian, sampai akhirnya seluruh kulit kepala terpijit.
-    Gunakan ujung jari bagian dalam untuk memijit-mijit. Yang perlu diingat, memakai tonik itu tidak perlu dalam jumlah yang banyak. Karena tonik hanya diperlukan sedikit oleh akar rambut.
Setelah melakukan perawatan rambut supaya tidak mudah rontok, kita bisa melakukan creambath, biasanya dilakukan dua bulan sekali.
Berguna untuk mempertahankan kesehatan rambut. Di toko-toko biasanya dijual berbagai macam jenis creambath, kita bisa memilih sesuai selera ataupun khasiat-khasiat tersendiri dari creambath tersebut.


Cara creambath:
-    Basahi rambut, kemudian usap-usap dengan handuk kecil.
-    Belahlah rambut menjadi dua bagian.
-    Mulailah mengusap-usap krim creambath ke salah satu bagian rambut. Yang perlu diingat adalah krim creambath ini lebih diutamakan untuk kulit kepala daripada rambut. Karena memang bagian itulah yang penting.
-    Pijit-pijitlah kepala sembari memberi krim creambathnya.
-    Setelah selesai, ambil handuk yang sebelumnya sudah direndam di dalam air hangat, kemudian balutlah rambut dengan handuk tersebut.
-    Diamkan selama 20-30 menit (gantilah handuk jika handuk sudah terasa dingin).
-    Terakhir, bilaslah rambut dengan sampo dan kondisioner. Mudah kan?
Kemudian untuk perawatan kulit, kita bisa menggunakan cara lulur.
Biasanya lulur digunakan sekali seminggu, tapi ini bergantung kebutuhan dan kebiasaan masing-masing individu.
-    Bukalah kemasan lulur, dan kemudian luluri ke seluruh tubuh.
-    Tunggu hingga kering, kemudian mandilah sambil memgusap-usap kulit hingga bersih.


Mudah bukan? Merawat rambut dan kulit tanpa harus repot pergi ke salon. Dan jangan lupa membaca basmalah sebelum melakukan perawatan itu, supaya niat beribadah kepada-Nya tetap ada dan tidak berubah menjadi tabarruj atau menginginkan pujian hamba-Nya.
Dan tutup dengan membaca hamdalah, supaya kita tidak menjadi muslimah yang kufur atas segala ni’mat yang diberikan berupa kesempurnaan jasmani. Perkuat juga dengan perawatan dari dalam supaya lebih bersinar, dengan sinar yang Allah berikan untuk muslimah mukminah.
sumber:


Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA .. 
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ====== ===

Kisah Nyata Malam Pesta Seorang Pengantin Wanita Muslimah

Kisah Nyata Malam Pesta Seorang Pengantin Wanita Muslimah


 BismillahirrRahmanirRahim

Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al Ahmad ini terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi.
“Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia berhias, menggunakan gaun pengantin putih yang indah, mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia mendengar azan Isya, dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.
Dia berkata pada ibunya : “Bu, saya mau berwudhu dan shalat Isya.”
Ibunya terkejut : “Apa kamu sudah gila? Tamu telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”
Lalu ibunya menambahkan : “Aku ibumu, dan ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, ibu akan marah kepadamu”
Anaknya menjawab : “Demi Allah, saya tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga saya shalat. Ibu, ibu harus tahu “bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta”!!
Ibunya berkata : “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang mu, ketika kamu tampil dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up?? Kamu tidak akan terlihat cantik dimata mereka! dan mereka akan mengolok-olok dirimu !
Anak nya berkata dengan tersenyum : “Apakah ibu takut karena saya tidak akan terrlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang saya takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, saya tidak akan tampak cantik dimata-Nya”.
Lalu dia berwudhu, dan seluruh make-up nya terbasuh. Tapi dia tidak merasa bermasalah dengan itu.
Lalu dia memulai shalatnya. Dan pada saat itu dia bersujud, dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.
Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah, bersujud di hadapan Pencipta-Nya.
Ya, ia wafat dalam keadaan bersujud. Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!
Banyak orang tersentuh mendengarkan kisah ini. Ia telah menjadikan Allah dan ketaatan kepada-Nya sebagai prioritas pertama. SubhanAllah…
Dipublikasikan oleh berbagai sumber
(zafaran/muslimahzone.com/


Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA .. 
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ====== ===

Monday, June 4, 2012

Agar Engkau Lebih Cantik... :)



 

Konon katanya seorang lelaki akan mudah terkesan oleh kecantikan wajah, katanya pula bahwa kebahagiaan lelaki akan sempurna bila memiliki istri yang cantik memikat bak malaikat.

. . . T a p i . . .

Asumsi ini ternyata terbantahkan. Tidak hanya dibantah oleh syariat, tapi juga realitas yang bisa Saudara-Saudari lihat.. kisah dibawah ini misalnya…

Konon, Christina Onassis, mempunyai wajah yang sangat cantik. Ia juga memiliki kekayaan yang sangat besar. Mendiang ayahnya meninggalkan harta warisan yang berlimpah, antara lain kapal pesiar pribadi, dan pulau milik pribadi juga. Telah beberapa kali menikah, tetapi Christina harus menghadapi kenyataan pahit. Seluruh pernikahannya berakhir dengan kekecewaan. Terakhir ia menutup kisah hidupnya dengan satu keputusan: Bunuh diri.

Kecantikan wajah Christina tidak membuat suaminya semakin sayang ketika memandangnya. Jalinan perasaan antara ia dan suami-suaminya tidak pernah kuat.

Kasus ini memberikan ibroh kepada kita bahwa bukan kecantikan wajah secara fisik yang dapat membuat suami semakin sayang ketika memandangnya. Ada yang bersifat psikis, atau lebih tepatnya bersifat qalbiyyah!

[Cerita diatas disalin dari: Buletin al-Izzah edisi no16/thn III/Muharram 1425 H (Bulletin ini diterbitkan oleh Forkimus (Forum Kajian Islam Muslimah Salafiyah) Mataram, Lombok, NTB) dan dipost ulang oleh muslimah.or.id]

+++

Nah! Bantahan keduanya adalah sabda Rasululloh shalallohu ‘alaihi wa sallam:

“Seorang wanita dinikahi karena empat hal; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka PILIHLAH YANG TAAT BERAGAMA niscaya kamu akan beruntung.” (HR. Bukhori, Muslim)

Hadist diatas nyata menunjukan bahwasanya Rasululloh –Nabi kita yang senantiasa benar perkataannya dan tidak berbicara dengan kejahilan – menyatakan bahwa “pilihlah yang taat beragama, niscaya kamu akan beruntung”.

Bila ada yang berpendapat; kan kecantikan itu menggembirakan! mengapa tidak diutamakan?

BAIK, memang benar kegembiraan mata dikala memandang.. adalah oleh apa yang dilihatnya, akan tetapi itu hanyalah sesaat saja, karena yg terjadi dikemudian hari adalah hatilah yg akan bicara. Hatilah yang akan merasa. Hatilah yang akan menilai. Apabila ia memandang dengan sejuk suatu sosok, maka sejuklah semua yang ada padanya. dan bila ia memandang gusar suatu sosok, maka muramlah dunia.

Sungguh kesejukan hati seorang suami terhadap istri adalah…

~ bila ia memandang indahnya akhlak sang istri,

~ keanggunannya dalam menjaga diri,..

~ dan ketaatannya untuk berbakti,..

inilah semua keindahan yang akan menjadikan semakin bertumpuk-tumpuknya rasa sayang sang suami. Dengannya akan membuncah-buncah cinta diantara dua rongga dadanya, bak dua merpati putih yang berkejar-kejaran didalam mahligai jiwa dan rasa.

Inilah sebuah nasihat kepada para muslimah… kepada mereka yang mendambakan diri menjadi wanita Sholehah… seorang yang -meskipun ia wanita penggenggam bara api- namun tangannya senantiasa sejuk membelai mahramnya dengan kasih yang suci.

Maka,..Yaa Ukhty,..

Muslimah cantik ialah muslimah yg cantik hatinya.. lisan.. juga perbuatannya

Dia Adalah istri, ibu, anak, dan menantu yang terbaik dipandangan Alloh

~ Ketika menjadi istri.. ia istri yang mendukung suami untuk semakin taat kepada Alloh
Baik budi pekertinya dan selalu ingin dipandang indah oleh suaminya.

~ Ketika menjadi ibu ia adalah ibu yang bisa mendidik buah hatinya untuk mengenal agama.
Bijak dalam memberi teladan, tahu kapan saat menegasi anak-anaknya atas sebuah kesalahan, sebagaimana ia juga tahu kapan saat mencandai anak-anaknya saat mereka duduk menangis dan butuh perhatian. Amat dalam kasih sayangnya kepada anak-anak yang dipercayakan suaminya kepadanya.

~ Ketika menjadi anak ia adalah anak yang berbakti..
Sayang pada Ibu dan Ayah, menuruti apa yang dikehendakinya, bahkan memenuhi sebelum mereka menghendakinya.

~ Ketika menjadi menantu ia adalah menantu yang hormat dan perhatian.
Santun pada ayahanda dan ibunda suaminya.. sebagaimana santunnya ia pada ayah ibu kandung yang amat dikasihinya.

Saudariku Tercinta … ini adalah sebuah nasihat sederhana namun luas sekali kebaikannya..

Insya Alloh, Apabila engkau mengambilnya maka tidak ada yang akan diuntungkan melainkan dirimu sendiri.

 

Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA .. 
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ====== ===

Friday, June 1, 2012

Lesbian , Mengaku Seorang Mujtahid?



Buku Allah, Liberty & Love
 
selama bulan Mei 2012 ini ,akan menjadi materi roadshow Irshad Manji seorang tokoh liberalis dan penggiat lesbian ke berbagai kota di Indonesia. Dengan dukungan kuat para pemujanya Manji akan mempromosikan pola hidup kaum Luth di seantero Indonesia, walaupun ditentang habis oleh kaum muslimin,secara perlahan dan pasti Manji mempromosikan hubungan sejenis homo dan lesbian. Dengan bangganya sebagai lesbian Manji nyeleneh mengaku sebagai mujtahid Para pemuja dan penyanjungnya sama rusaknya. Semoga Umat Islam tidak terpengaruh dengan gagasan-gagasan liberalis ala Manji.

“Barangsiaa di antara kalian yang melihat suatu kemunkaran maka hendaklah ia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu maka dengan lisannya; dan jika tidak mampu juga, maka dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman.” (HR Muslim).

Lesbianisme itu adalah kemaksiatan dan hukumannya sangat jelas. Seperti yang diriwayatkan Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Ahmad dari Sahabat Ibnu Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:

Barangsiapa yang kalian temui melakukan perbuatan kaum Luth (homoseks/lesbian) maka bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya.

Jadi Irsyad Manji kalau di masyarakat Islam itu sudah dihukum mati! Bukan malah disanjung dan di puja…..bahkan dinobatkan sebagai Mujtahid???

uNTUKmu Para wanita


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,
“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”
Aku menjawab, “Ya”

Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’

Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ 
Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’

Maka Nabi pun mendoakannya.” 
[HR. Bukhari dan Muslim]
---

Wahai wanita..
Tidakkah engkau iri dengan kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita itu? Tidakkah engkau ingin tahu, apakah gerangan amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga?

Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita ? 
Apakah karena ia wanita yang berkulit putih berseri ?
Tidak..
Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam.

Lihatlah..
Bayangkanlah..
Dengarkanlah..
Rasakanlah..
Subhanallah..
Ia adalah seorang wanita yang sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia tahu betul akan kewajiban seorang wanita menutup auratnya dan ia berusaha melaksanakannya meski dalam keadaan sakit. Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu dan senantiasa berusaha menjaga kehormatannya dengan menutup auratnya. 
Lantas,
Bagaimana denganmu duhai para wanita zaman akhir zaman ?

Renungan yang IDOLA Banget Sama Artis ar






 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
wAOOW.. Faiz suka banget sama grup band Armada, walaupun lagunya kadang-kadang “melo” tapi menurut Faiz, Armada tuh “gue banget”. Hitsnya selalu menjadi hapalan wajib. Sampai hits terbaru armada jadi ringtone hape Faiz. Dia pun selalu rajin mengikuti perkembangan band favoritnya tersebut lewat fb. Faiz pun mengikuti gaya rambutnya Rizal sang vokalis, hanya saja Faiz nggak berani ikutan gondrong karena di sekolahnya, siswa lelaki dilarang keras berambut gondrong.
Lain lagi dengan Dinda. Gadis manis yang selalu berjilbab cerah itu ternyata nge-fans berat sama SuJu (Super Junior). Meskipun teman-teman ROHIS (Rohani Islam) -nya sudah mengingatkan Dinda untuk tidak menonoton konser SuJu di Ancol akhir bulan lalu tapi diam-diam Dinda pergi juga menonton. Itu pun tanpa sepengetahuan ayah dan Ibu Dinda. Dinda berpamitan pada orangtuanya untuk menginap dalam rangka belajar bersama di rumah salah seorang teman yang sudah dikenal orangtuanya.
Pulang dari konser SuJu, Dinda terlihat murung. Dinda malah merasa tidak mendapatkan kepuasan apa-apa. Berdesak-desakan dengan ELF (penggemar SuJu), menonton idolanya bergaya di panggung, dan berusaha untuk fun menikmati hentakan musik, tapi entah mengapa Dinda malah merasa semua itu sia-sia. Dinda malah merasa bersalah telah berbohong pada kedua orangtuanya.

Fenomena mengelu-elukan artis memang sebuah pemandangan yang tak asing terjadi. Memang sih nggak melulu pelakunya kita-kita, yang masih remaja. Namun, polah teman-teman kita yang pagi-pagi sudah menjadi penonton acara musik live di televisi, seakan menjadi sebuah tren yang membenarkan kalau yang hobi ngejar-ngejar idola itu ya kita para remaja. Nggak gaul kalau belum pernah nonton live artis atau memfoto langsung sang idola. Sampai akhirnya banyak teman kita yang katanya sedang mencari jati diri dengan mengidolakan seseorang, kemudian sama sekali kehilangan jati dirinya karena meng-copy paste habis-habisan sang idola.
Idola memang diperlukan dalam pengembangan kepribadian seseorang. Karena, manusia pada dasarnya memang membutuhkan panutan yang bisa menjadi cermin saat harus menentukan apa yang harus dipilih. Punya idola memang naluriah tetapi mencari dan menetapkan siapa idola kita, juga harus benar-benar sosok yang luar biasa yang bahkan lebih mulia dari kita manusia biasa. Jangan sampai idola kita tersebut malah membuat kita menjauhi kebenaran, semakin dekat dengan keburukan, bahkan membuat kita lalai dari Allah SWT.  
Jangan sampai kita terjebak pada kekaguman kita pada sang idola kemudian melakukan hal negatif seperti yang dilakukan oleh Dinda yang berbohong pada orangtuanya. Juga jangan mengidolakan orang yang mendorong kita atau membiarkan kita melakukan tindakan yang buruk.
Oleh karena itu, idolakanlah orang yang mendorong kita untuk selalu dekat dengan kebaikan bahkan yang pertama kali konsisten melakukan kebaikan tersebut. Maka, tentu tidak ada pilihan yang terbaik kecuali Rasulullah SAW. Soalnya, tentu kita tidak mengetahui seorang pun yang menyamai Rasulullah dalam hal kebaikan dan teladan untuk selalu taat kepada Allah SWT. Mengapa harus kita harus tahu siapa dan bagaimana idola kita? Sebab, Allah SWT bertitah gini, Sobat:
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati; semua itu akan dimintai pertanggungjawaban.” (Qs Al-Israa:36)
Insya Allah, mencintai dan mengidolakan Rasulullah tidak akan membuat kita ilfil (ilang feeling) seperti yang dialami Dinda selepas nonton konsernya SuJu. Mengidolakan Rasulullah SAW justru akan membuat kita lebih semangat berbuat kebaikan. Mengikuti Rasulullah SAW juga akan membuat hati kita berbunga-bunga selalu karena akan banyak orang yang juga semakin mencintai kita karena pribadi kita yang semakin mempesona.
 


Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA ..
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ======

Kebijakan Negara Terhadap Kaum Yahudi

Posted by ANDI MUTMAINNAH BINT SALAM at 4:36 PM 0 comments Links to this post

  Alhamdulillah.. ana bisa berbagi kembali dengan sahabat semua
Bismillaahirrahmaanirrahiim Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh... Apa kabar Habibillah rohimakumullah... bagaimana suasana Hati dan Iman hari ini... Semoga Allah senantiasa Memberkahi dan Merahmati kita dan membantu kita Dalam Da'wah untuk bisa selalu Istiqomah di jalan-NYA ini, Insya Allah... Insya Allah Allahuma Amiin

_44491219_a5e14770-d286-46e7-8fc1-8ad8e35f1540.jpg (550×397)
 
 
“Sesungguhnya kamu dapati orang orangyang paling keras permusuhannya terhadap orang orang yang beriman, adalah orang orang Yahudi dan orang orang musrik” (TQS al-Maidah [06]:82)
        Peringatan Allah tersebut harus dijadikan sebagai kaidah. Begitulah kenyataannya yang tampak maupun tidak, selalu ditunjukan oleh orang orang Yahudi terhadap kaum Muslimin. Meski mereka terkait perjanjian dengan kaum muslimin, ketika Negara Islam baru berdiri di Madinah, namun ketika mereka mulai melihat kekuatan Islam dan kaum muslimin, mereka pun tidak rela. Mereka dengki. Terlebih, setelah mereka menyaksikan kaum muslimin mendapatkan kemenangan besar saat Perang Bandar, mereka semakin gelap mata. Tampak kedengkian itu dalam pada sikap merekaketika menistakan wanita Muslimah di pasar Madinah. Penistaan yang menjadikan Nabi SAW sebagai kepala Negara mengambil sikap tegas, membunih mereka.
        Namun, negosiasi tidak kenal lelah gembong munafik, ‘Abdul-lah bin ‘Ubai bin salul, dan karena kasih sayang Nabi, hukuman itu pun di peringan. Mereka tidak di bunuh, tetapi di usir dari Madinah hingga beberapa kilometer dari wilayah Syam. Hanya saja, diusirnya Bani Qainuqa’ dari Madinah masih menyisahkan komunitas Yahudi yang lain yakni Bani Nadhir. Mereka berharap, kaum muslimin lemah dan menderita kekalahan. Maka ketika kesempatan itu tiba, mereka siap menikam dari belakang. Kesempatan itu pun tiba, ketika kaum Muslimin kalah dalam Perang Uhud. Mereka pun menyusun rencana untuk membunuh kepala Negara Islam, Nabi Muhammad SAW.
        Peristiwa ini dijadikan sebagai bukti makar mereka terhadap Negara Islam. Nabi pun mengambil tindakan tegas, memerangi Bani Nadhir, dan membersihkan sisa sisa komunitas Yahudi itu dari Madinah. Namun, pasca pembersihan mereka dari Madinah, mereka belum kapok. Mereka tidak henti-hentinya memikirkan cara menghancurkan Islam dan kaum Muslimin. Mereka pun menyusun kekuatan koalisi untuk mewujudkan niat jahatnya. Salam bin Abi al-Haqis, Huyay bin Akhthab dan kinanah bin al-Haqiq, tiga dedengkot Yahudi Bani Nadhir itu mendatangi kaum Quraisy. Mereka menjilat dengan mengatakan bahwa agama pagan mereka lebih baik dan benar, ketimbang Islam. Mereka berhasil di yakinkan dan di provokasi untuk berkoalisi dalam rangka menghancurkan common enemy mereka, Negara Islam.
        Meletuslah peran Khandak, yang melibatkan 10.000 personel pasukan koalisi Kafir Khuraisy Yahudi, dengan 4000 personil kaum Muslim yang di pimpin oleh Rosulullah SAW. Perang yang berlangsung selama satu bulan itu akhirnya dimenangkan oleh kaum Muslimin, luar biasa sang panglima agung, Nabi Muhammad SAW. Meski kaum Muslimin dikurung, di dalam madinah oleh pasukan koalisi selama sebulan penuh, bukannya mereka menyerah, tetapi musuh merekalah yang setres dan bercerai berai. Dan pasukan koalisi pun kalah sebelum “perang panas” benar benar meletus.
        Kekalahan mereka dalam perang khandak itu ternyata tidak membuat mereka jera. Mereka pun kembali menyusun rencana baru. Kini giliran Yahudi Khaibar. Mereka diam-diam membangun koalisi dengan kafir Quraisy. Ketika Nabi mengetahui rancana mereka, segera Nabi mengintruksikan kaum Muslimin untuk melakukan Umroh Hudaibiyah pada tahun 6 H. Umroh ini sendiri bukan tujuannya Nabi. Yang diinginkan oleh nabi adalah Perjanjian Hudaibiyah. Pada awalnya, ketika perjanjian ini diteken, banyak sahabat yang tidak setuju, karena secara exsplisit tampak merugikan kepentingan Islam dan kaum Muslimin. Padahal, inilah perjanjian terpenting yang mempunyai dampak yang paling besar dalam perjalanan Islam dan kaum muslimin, dan tentu Negara Islam itu sendiri.
        Dengan perjanjian Hudaibiyah ini, ibaratnya tangan dan kaki kaum Khafir Quraisy telah diikat oleh Nabi sehingga mereka tidak bisa berbuat apa apa, ketika nabi dan 3.000 kaum muslimin, pasca Umroh Hidabiyyah langsung menyerang Yahudi Khaibar. Khaibar pun jatuh dalam tangan kaum Muslimin. Jatuhnya Khaibar membuat kekuatan kaum Yahudi benar-benar habis. Namun, mereka tetap diizinkan tinggal di Khaibar, meski status tanahnya telah dijadikan ghanimah bagi kaum Muslim. Kebijakan yang kelak dijadikan dasar oleh Khalifah Umar dan Sayyidina Ali, ketika menaklikan Irak, dengan tidak membagikan tanah tanahnya sebagai ganimah yang hebis dibagi, tetapi tetap dibiarkan menjadi hak kaum Muslimin sampai Hari Kiamat.
        Jatuhnya kekuatan Yahudi Khaibar akhirnya membuat komunitas yahudi lain, yang masih tersisa, seperti Fadak, Wadil Qura dan Taima’ segera meminta perdamaian dengan Nabi SAW. Nabi pun memberikan dzimmah kepada mereka, termasuk kepada sisa-sisa Yahudi Khaibar. Sebagai ahlil dzimmah, status mereka sama dengan ahli dzimmah yang lain, yaitu wajib tunduk pada sistem Islam dan wajib membayar jizah.
        Tetapi, dasar Yahudi, mereka pun memalsukan naskah perjanjian dzimmah itu, dengan klaim bahwa Nabi SAW telah membebaskan mereka dari jizyah. Celakanya, mereka menizbatkan riwayat tersebut dengan kesaksian Mu’awiyah dan Sa’ad bin Mu’adz. Dokumen ini mereka ajukan kepada Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz. Namun, para ahli hadist sepakat, bahwa ini adalah riwayat palsu, dan dokumennya pun palsu. Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya, Ahkam Ahli Dzimmah, telah membantah riwayat dan dokumen tersebut.
        Begitulah tindakan dan kebijakan yang dilakukan oleh Negara Islam dibawah pimpinan nabi Muhammad SAW. Ketika Umar bin al-Khattab menjadi Khalifah, orang Yahudi dan Nasrani pun dibersihkan dari Khaibar hingga ke wilayah jerico, Palestina (Lihat al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, Juz V/137). Imam Malik menunturkan riwayat dari Ibn Syihab, yang menyatakan, “Bahwa Rosulullah SAW pernah bersabda, ‘Tidak boleh dua agama menyatu di Jazirah Arab’. Kemudian, beliau pun mengusir Yahudi Khaibar”. (lihat Ibn ‘Abdi al-Barr, al-Istidzkar al-Jami’ li Madzahibi al-Fuqaha’, Masalah 1651-1652).
        Ketika palestina di taklukan oleh Umar, ia meratifikasi ‘Ahdah ‘Umariyah, yang isinya, antara lain, menetapkan bahwa orang orang Yahudi tidak di izinkan tinggal bersama kaum Kristen disana, sebagaimana Syarat yang diajukan oleh kaum Kristen. Begitulah kebijakan yang diberlakukan terhadap kaum Yahudi. Hanya saja, perlu di catat, bahwa kebijakan ini dilakukan oleh kebijakan Negara Khilafah karena mereka dianggap melanggar komitmen yang mereka sepakati dengan Negara.
 


Assalamualaikum ^^ syukran kerana sudi berkunjung ke blog ana.. semoga perkongsian dalam blog ini dapat memberi mamfaat kepada sahabat2 semua .. insya'ALLAH .. sama2 kita sebarkan ILMU yang bermanfaat kepada semua sahabat ^^
Dipersilahkan bagi yang ingin ShaRE is CAring ..semuanya milik bersama..
Prinsip ABC
A mbil yang baik
 ✩ B uang yang buruk
  ✩ C iptakan yang baru
Salam Da'wah  W uKHuwahFIllah abADAn abaDA .. 
 Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum ..
^_senyum_^
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
=== ====== ===
 
 

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More