Thursday, December 15, 2011

Kitab FATWA-FATWA SYAIKH NASHIRUDDIN ALBANI

FATWA-FATWA SYAIKH NASHIRUDDIN ALBANI
Pengarang: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Deskripsi:
Buku yang ada ana hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Majmuah Fatawa Al Madinah Al Munawwarah oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani. Buku ini mengetengahkan fatwa-fatwa Syaikh Nashiruddin Al Albani seputar masalah-masalah akidah, sunnah dan bid ah, hadits dan ilmu hadits, ibadah, masalah-masalah umum, kitab-kitab, wanita, dll.

Kitab SYARAH KASYFU SYUBUHAT

SYARAH KASYFU SYUBUHAT
Pengarang: Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin


Deskripsi:
Buku yang ana ada hadapan ini adalah terjemahan dari kitab Syarh Kasyf Asy Syubuhat wa yalihi Syarh Al Ushul As Sittah karya Muhammad bin Shalih Al Ustaimin yang merupakan penjelasan dari kitab Kasyf Asy Syubuhat dan kitab Al Ushul As Sittah karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab.

Kitab TARBIYATUL ABNA

TARBIYATUL ABNA

Pengarang: Syaikh Abu Abdillah Mustahafa al-Adawi

Deskripsi:
Buku yang ana ada hadapkan ini adalah terjemahan dari kitab Fiqh Tarbiyah Al Abna wa Thaifah min Nasha-ihi Al Athibba-i karya Syaikh Musthafa Al Adawi. Buku ini berisi tuntunan Rasulullah Shallallaahu Alaihi wa Sallam dalam mendidik anak dengan tinjauan fiqih, adab, dan akhlak. Tulisan ini disusun penulis berdasarkan sumber-sumber shahih dari Al Quran, As Sunnah, serta petunjuk para sahabat, tabi in, dan ulama yang mengikuti jejak salaf sehingga dapat dijadikan pedoman bagi para orang tua dalam mendidik anaknya. Buku ini juga dilengkapi beberapa nasihat dari pakar di bidang kesehatan yang khusus ditujukan kepada para ibu yang dapat dijadikan pedoman dalam mendidik dan menjaga kesehatan putra-putri mereka.

Kitab SYARAH HADITS ARBAIN IMAM NAWAWI

Pengarang: Ibnu Daqiqil Id.

Deskripsi:
Hadits Arbain yang dihimpun Imam Nawawi memuat empat pulukan Hadits. Tiap-tiap Hadits merupakan landasan agama yang penting, para ulama menyekutnya sekagai poros ajaran Islam, separuh Islam, sepertiga Islam, atau seperempat lain semacamnya. Kesemuanya merupakan hadits shahih yang sekaligus bersumber dari Shahih Bukhari dan Shahik Muslim. Syarak Hadits Arbain Imam Nawawi dari Ibnu Daqiq Al Ied ini lebih memperjelas makna dari empat puluh Hadits tersebut. Uraian keliau sangat jelas serta mudah dipahami.^_^

BEROBAT DENGAN DO'A & RUQYAH

Pengarang: Syaikh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthoni

Deskripsi:
Buku yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan kitab Ad Du'a min Al Kitab wa As Sunnah wa Yalihi Al Ilaj bi Ar Ruqa min Al Kitab wa As Sunnah karya Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf Al Qahthani. Buku ini membahas doa-doa dan pengobatan dengan ruqyah yang terdapat dalam Al Quran dan Sunnah Nabi Shallallaahu Alaihi wa Sallam. Pada bagian 1: Doa-doa dari Al Quran dan Sunnah bab 4: Doa-doa dari Al Quran dan bab 5: Doa-doa dari As Sunnah, kami menambahkan judul doa. Hal ini untuk memudahkan pembaca mencari doa yang diinginkan.. ^_^

KEAJAIBAN SHALAT ISTIKHARAH

KEAJAIBAN SHALAT ISTIKHARAH
Pengarang: Amir Qorni Muhammad Rizq

Deskripsi:
Doa dan Shalat Istikharah sangat terkait dengan tauhid sebagai pondasi umat Islam dalam menjalankan ibadah. Karena hal itu pula, Nabi Shallallahu alaihi wasallam, dan para shahabatnya memberi perhatian khusus. Dengan Istikharah, Rasulullah mengajari kita agar dalam memutuskan perkara kita harus selalu mengadukannya kepada Allah. Ketika seseorang membiasakan Istikharah, berarti dirinya yakin mempunyai tuhan yang akan memberi kepada orang yang meminta kepada-Nya. Buku ini membahas secara detail lingkup Shalat Istikharah mulai dari pengertian, fungsi, dan fadhilahnya. Juga dibahas tata cara shalat istikharah yang sesuai dengan sunnah Rasulullah, beberapa bentuk istikharah yang batil, dan cara melihat hasil istikharah. Istikharah adalah doa. Dalam buku ini juga dibahas adab dan syarat terkabulnya doa. Sungguh layak menjadi bacaan bagi orang-orang yang ingin tetap memegang teguh tauhid dan menjalin hubungan erat dengan Allah.

Kitab AL FIRQOTUN NAJIYAH

Pengarang: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

Deskripsi:
Buku yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Minhajul Firqatin Najiyah wat Thaifah Al-Manshurah. Buku ini membahas banyak hal mengenai tauhid dan keutamaanya menurut Al-Quran dan Sunnah. Siapakah Golongan yang Selamat dan bagaimana jalan hidupnya? Siapakah kelompok yang mendapat pertolongan Allah dan bagaimana syarat datangnya pertolongan tersebut? Siapakah lawan-lawan dari golongan yang selamat tersebut? Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, buku ini juga memaparkan peperangan antara tauhid dan syirik, fenomena kesyirikan dan kekufuran yang banyak terjadi di tengah masyarakat, bahayanya serta cara memberantasnya.

Kitab USHUL TSALATSAH

USHUL TSALATSAH
Pengarang: Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab at-Tamimi


Deskripsi:
Buku yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Tsalatsah Al Ushul karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab At-Tamimi. Pada halaman belakang kami sertakan kitab aslinya agar para pembaca dapat mengkaji kitab tersebut lebih mendalam sehingga dapat memahami isinya secara utuh.

Bahaya Lidah

BAHAYA LIDAH
Pengarang: Syaikh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthoni


Deskripsi:
Lisan laksana pedang bermata dua. Lisan bisa dipergunakan untuk bertakwa kepada Allah, menyebarkan kebaikan, dan mencegah perbuatan mungkar di tengah umat. Lisan juga bisa berbahaya apabila dipergunakan untuk mengikuti kehendak setan, memecah belah kaum muslimin, dan perbuatan lainnya yang diharamkan Allah dan Rasul-Nya.

Kitab UMDAHTUL AHKAM

UMDAHTUL AHKAM
Pengarang: Syaikh Abdul Gahni al-Maqdisi

Deskripsi:
Buku yang ada di hadapan pembaca ini adalah terjemahan dari kitab Umdah Al Ahkam min Kalami Khairi Al Anam karya Syaikh Al Hafidz Taqiyuddin Abu Muhammad Abdul Ghani bin Abdul Wahid bin Ali bin Surur Al Maqdisi yang diterbitkan oleh Dar Ibnu Khuzaimah, Riyadh, 1420 H. Kitab ini kami bandingkan dengan kitab sejenis yang diterbitkan Dar As Salam, Kairo, Mesir, 1423 H dan Dar Al Atsari, Kairo, Mesir, 1423 H. Apabila terdapat perbedaan matan, kami memilih yang masyhur (dan kami sertakan keterangannya pada catatan kaki). Berisi ringkasan hadits-hadits berkenaan dengan masalah hukum yang telah disepakati keshahihannya oleh Imam Al Bukhari dan Imam Muslim. Untuk memudahkan pembaca mencari rujukan haditsnya, kami cantumkan kitab rujukan dan nomor hadits pada catatan kaki (yang dikutip dari kitab Umdatul Ahkam terbitan Dar As Salam, Kairo). Pada catatan kaki, penerjemah dan editor juga menambahkan penjelasan terhadap istilah atau kata-kata yang sulit dimengerti yang diambil dari kitab Taisir Alam Syarah Umdatul Ahkam dan beberapa kitab lainnya.

Kitab SYARAH LUM'ATUL I'TIQOD

SYARAH LUM'ATUL I'TIQOD
Pengarang: Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Deskripsi:
Kitab syarah (penjelasan) atas kitab Lumatul Itiqad karya Imam Ibnu Qudamah yang disusun dan diberi komentar yang jelas oleh Syaikh Muhammmad bin Shalih Al Utsaimin ini kami ketengahkan dengan tujuan agar kaum muslimin dapat melihat akidah yang benar dan murni yang diyakini oleh Al Firqatun Najiyah, golongan yang senantiasa mendapat pertolongan Allah sampai hari kiamat, atau biasa juga diistilahkan dengan Ahlussunnah wal jamaah. Sebagai tambahan pengetahuan, untuk yangbelum mengenal Ibnu Qudamah, beliau adalah seorang imam yang berakidah bersih, ahli ibadah, peniti jejak salaf, dan imam dalam ilmu dan amal. Begitu kuatnya atsar (pengaruh) akidah yang bersih ini terhadap gaya hidup beliau, sampai-sampai kaum muslim ketika itu berkata: ''Barangsiapa yang melihatnya seolah-olah dia melihat seorang sahabat Nabi Shalallahu alihi wassalam.'' Imam Ibnul Qayyim juga telah menukil satu poin dari kitab ini dan menuangkan dalam kitabnya yang berjudul Ijtima Al Juyus Al Islamiyah. Beliau memulai penukilannya dengan mengatakan: ''Seluruh kelompok yang ada telah sepakat menerima pendapat Syaikhul Islam Muwaffaqudin Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad Al Maqdisi. Lebih dari itu mereka juga mengagungkan dan mengakui beliau sebagai imam, kecuali kelompok Jahmiyah atau Muaththilah.''

Kitab MUSHTHALAH HADITS

MUSHTHALAH HADITS
Pengarang: Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Deskripsi:
Ilmu Musthalahil Hadist adalah judul asli kitab ini, karya Syaikh Muhammad ibnu Utsaimin, berisi tentang hal-hal sebagai berikut sebagaimana dituturkan penulisnya : ''Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur`an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'' (QS. Al Hijr: 9).Sementara itu, orang yang berdalil dengan hadits memerlukan dua kali penelitian. Pertama, meneliti validitas (keabsahan) hadits tersebut. Apakah berasal dari Nabi shalallahu alahi wassalam ataukah bukan. Hal ini dilakukan karena tidak semua hadits yang dinisbatkan kepada Nabi berderajat shahih. Kedua, meneliti indikasi hukum yang ditunjukkan oleh hadits tersebut. Langkah pertama yang disebutkan diatas, membutuhkan berbagai kaidah dan hukum yang dapat membedakan keabsahan setiap hadits yang dinisbatkan kepada Nabi shalallahu alaihi wa salam. Manakah diantara hadits tersebut yang dapat diterima atau ditolak. Dan para ulama telah melakukan hal tersebut dan menamakannya dengan ilmu musthalahul hadits. Dalam bidang ini, kami menyusun sebuah kitab berukuran sedang yang mencakup berbagai perkara penting yang terdapat dalam disiplin ilmu Hadist. Dan kitab ini kami beri judul dengan Mushthalahul Hadits. Buku ini saya bagi menjadi dua bagian. Hanya kepada Allah saya memohon agar menjadikan amal kami ini ikhlas untuk mencari Wajah-Nya, diridlai oleh-Nya, dan bermanfaat bagi para hamba-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pemurah lagi Mahamulia.

Tahajjud Nabi

TAHAJJUD NABI
Pengarang: Syaikh Dr. Said bin Ali bin Wahf al-Qohthoni
Penerbit: MEDIA HIDAYAH

Deskripsi:
Buku yang ada di hadapan pembaca adalah terjemahan dari kitab Qiyamul Lail Dr. Said bin Ali bin Wahf Al Qahthani. Buku ini membahas shalat malam, mulai dari pengertian tahajjud, keutamaan shalat malam, waktu shalat malam yang paling utama, jumlah rakaatnya, adab dan sarana yang menunjang agar seseorang bisa shalat malam. Lebih dari itu, buku ini juga membahas shalat Tarawih, hukum, keutamaan, waktu, dan jumlah rakaatnya. Dipaparkan pula berbagai hal yang berkaitan dengan shalat Witir sebagai penutup shalat malam serta doa yang dibaca setelah shalat Witir.

SURAT TERBUKA UNTUK ISTRI

SURAT TERBUKA UNTUK ISTRI
Penulis : Ummu Ihsan & Abu Ihsan

Sinopsis :

Sungguh, kebahagiaan rumah tangga adalah idaman setiap insan. Kesuksesan sepasang suami istri dalam membina rumah tangga merupakan penopang terciptanya kedamaian di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap masalah kehidupan rumah tangga. Islam meletakkan kaidah-kaidah dan asas-asas bagi suami istri, yang mana di atas kaidah dan asas itulah nantinya akan dibangun mahligai perkawinan yang kuat. Dan di atas pilar-pilar itu juga terdapat jaminan kebaikan bagi setiap keluarga muslim. Dan dampak selanjutnya adalah jaminan kebaikan bagi masyarakat Islam secara keseluruhan.

Saudariku, para muslimah...

Rumah tangga adalah perkara yang sangat pokok bagi kehidupan manusia. Bahkan Rasulullah menyatakan bahwa seorang yang telah membina kehidupan rumah tangga berarti ia telah menyempurnakan separuh agamanya.


Saudariku, para istri yang mulia...

Kita adalah insan yang lemah dan sangat membutuhkan nasehat. Dan sungguh, tidak ada yang dapat membentengi sepasang suami istri dan menyelamatkan mahligai perkawinan mereka kecuali ilmu yang shahih.

Maka dengan memohon pertolongan Allah, saya mencoba menorehkan pena dan mempersembahkan risalah ini. Pertama untuk diriku sendiri. Dan kedua, untuk saudari-saudariku para muslimah yang akan melangkah menuju jenjang pernikahan. Dan ketiga, untuk segenap istri yang ingin meraih ridha Ar-Rahman. Mudah-mudahan risalah singkat ini dapat menjadi nasehat yang berguna dan menjadi bekal yang berharga dalam mengarungi samudera kehidupan rumah tangga. Sehingga kita dapat menuai kesuksesan dan meraih buah kebahagiaan nan abadi.

MENJADI WANITA PALING BAHAGIA

MENJADI WANITA PALING BAHAGIA
Harga: Rp59.000,00
Pengarang: Dr. Aid Abdullah al-Qorni
Penerbit: QISTY

Deskripsi:
Inilah karya DR. Aidh al-Qarni yang khusus dihadiahkan untuk kaum wanita. Buah perenungan yang tidak hanya sekadar untaian kata, namun juga kisah-kisah berhikmah yang membuktikan kebenaran nilai dan pesan-pesan robbaniyah. Bagi wanita yang membacanya, kemudian mengamalkannya dengan penuh keikhlasan, yakinlah, Anda akan menjadi wanita paling bahagia di dunia. Banyak khalayak memprediksi, buku yang di negeri asalnya telah terjual cepat di Cetakan pertamanya ini akan menyusul kesuksesan karya penulis sebelumnya, La- Tahzan (Jangan bersedih!) yang menjadi buku fenomenal serta melambungkan namanya.

Kitab Fiqh WANITA

Kitab :FIKIH WANITA
Harga: Rp80.000,00
Pengarang: Syaikhul Islam Ahmad bi
n Abdul Halim Ibnu Taimiyah
Penerbit: PUSTAKA AS-SUNNAH

Deskripsi:
Kaum wanita yang Allah ciptakan dari tulang rusuk ini menyimpan potensi yang dahsyat dan luar biasa, karena dari kaum hawa ini terlahir generasi dan para tokoh bangsa yang arif, jujur dan penuh keadilan dan dari mereka pula lahir para generasi yang bermental pengkhianat, menjual bangsa dan agamanya demi mengumbar nafsu syahwatnya. Semua itu tidak luput dari peran kaum wanita dalam mendidik dan mengasuh anaknya. Betapa peran kaum wanita yang sangat berarti ini maka Islam mencurahkan perhatiannya dengan mengangkat harkat dan martabatnya, memuliakannya serta menghormatinya dengan cara memelihara fitrah yang dimilikinya dan membimbingnya kepada jalan yang benar. Menjadi muslimah yang sejati, taat dan penuh rasa kasih sayang adalah harapan yang didambakan oleh setiap wanita, maka dalam kitab ini Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah lewat fatwa-fatwanya mengajak segenap kaum wanita untuk menjalani hidup ini dibawah naungan syariat Islam agar hari-harinya penuh makna, semangat dan sarat dengan keindahan.

..**Profil Muslimah Shalihah**..

Bismillah...
Siapa sih yang tidak ingin masuk surga dan mendapatkan keridhoan Allah SWT. Ternyata Islam banyak memberikan tuntunan bagi kita semua untuk menjadi orang-orang yang punya kesempatan besar menjadi penghuni surga. Pada bulan ini, kebetulan banyak membahas tentang perempuan, kita akan berbincang-bincang dengan Ustzh Ir Lathifah Musa, Beliau adalah Konsultan Keluarga Sakinah di Klinik Anak Muda untuk Pergaulan Islami. Topik kita kali ini berjudul: Profil Muslimah Sholihah.

Ustadzah, Saat ini sebenarnya para muslimah sudah mulai ingin menjalani kehidupan yang lebih baik, lebih mulia, lebih barakah dan mendapatkan sakinah mawaddah wa rahmah dalam keluarga. Namun sebenarnya masih banyak yang belum faham seperti apa sih profil seorang muslimah yang baik? Apalagi banyak yang menyodorkan profil-profil wanita yang berprestasi, tapi kok kriterianya nggak jelas. Misalnya apakah yang seperti artis atau seperti wanita pengusaha terkenal? Kita kan hidup di negeri muslim.Mayoritas kita juga beragama Islam, sementara profil muslimah sholihahnya tidak ketahuan seperti apa?

Kita memang hidup di negeri muslim, mayoritas kita juga beragama Islam. Hanya system hidup kita memang belum seperti seharusnya seorang muslim. Sistem hidup kita masih menganut faham kapitalis dan liberalis. Sehingga dalam mempublikasikan profil muslimah pun akhirnya tidak mewakili teladan seorang muslimah sesuai dengan aturan Allah SWT. MIsalnya masih banyak para muslimah yang bingung, seperti apa sih sosok perempuan yang harus ditiru? Apakah profil Maia dari Grup Duo Ratu yang kalau menurut gambaran sosok wanita Barat memang dipandang memiliki kemandirian yang tinggi untuk menentukan sikap. Disamping mampu mandiri secara ekonomi, dia juga memiliiki eksistensi di dunia musik, bisa memutuskan sikap untuk bercerai dari suami dan tidak pernah tenggelam dalam duka bahkan semakin produktif bernyanyi. Atau mungkin seperti pengusaha perempuan ternama yang memiliki banyak perusahaan, atau mungkin seperti Dewi Persik dan Jupe yang tidak segan-segan mengekspose tubuhnya. Bagi mereka ekspose tubuh adalah bagian dari seni dan profesionalitas sebagai artis. Seperti apa sih? Kenyataannya media massa selalu mencekoki masyarakat muslim Indonesia dengan profl-profil seperti mereka. Mungkin Luna Maya, Sandra Dewi, Marcella Zaylianti, dll. Terlebih lagi award-award atau penghargaan juga banyak dinobatkan di kalangan ini. Inilah yang semakin menenggelamkan profil seorang muslimah yang sesungguhnya. Kalaupun ada upaya masih melekatkan Islam, tetapi nilai-nilainya diselewengkan. Misalnya seperti dalam film perempuan berkalung sorban. Seperti itukah sosok muslimah yang baik? Di satu sisi ada upaya untuk mempopulerkan sosok dengan nilai pemberontakan yang bebas seperti itu. Ini yang membingungkan umat. Akhirnya bagi muslimah-muslimah yang sebenarnya masih terikat dengan nilai-nilai Islam, tapi pemikiran mereka masih rendah, dan tidak rajin memperdalam ilmu Islam, mereka ini pun merasa minder. Berada pada posisi rendah dan seolah-olah tidak berprestasi. Inilah salah satu keberhasilan musuh-musuh Islam dalam membolak-balikkan pemikiran kaum muslimin. Dengan cara ini mereka berhasil meragukan para muslimah terhadap identitas keislamannya.

Kalau menurut Islam, bagaimana profil seorang muslimah yang sholihah?

Di dalam Islam, seorang wanita yang sholihah memiliki karakter sebagai berikut.

Mentaati Allah dan suaminya. Ketaatan kepada suami ini adalah dalam rangka mentaati Allah SWT, karena Allah SWT memerintahkan para istri untuk mentaati suami. Allah SWT berfirman: “Ar rijaalu qowwaamuuna alannisaa.Bimaa fadhalallaahu ba’dhuhum alaa ba’dhin wa bimaa anfaquu min amwaalihim. Fashsholihaatu qaanitaatun haafizhaatun lil ghoibi bimaa hafizhallaah: Laki-laki adalah pemimpin perempuan, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dank arena mereka telah menafkahkan sebagian harta mereka. Oleh karena itu, wanita yang sholihah adalah mereka yang mentaati Allah dan memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah memelihara mereka.” QS An nIsaa:34). Rasulullah Saw juga bersabda: “Tidak ada sesuatu yang lebih memberikan manfaat kebaikan bagi seorang mukmin setelah ketaqwaannya kepada Allah daripada seorang istri yang sholihah. JIka ia memerintahkannya, ia menaatinya. Jika ia memandangnya, ia menyenangkannya. Jika ia mendatanginya, ia memuaskannya. Dan jika ia menunggalkannya, ia akan memelihara diri dan harta suaminya.” HR Ibnu Majah. Dari Umma Salamahh, Rasulullah Saw bersabda: “Ayyumaa imra atin, maatats wa zaujuhaa raadhin dakhalats al jannata.”: Wanita mana saja yang meninggal, sementara suaminya meridhoinya, ia pasti masuk surga.” HR At Tirmidzi.

Berhias untuk suaminya. Dalam hal ini Nabi Saw pernah ditanya: Wanita manakah yang paling baik? Beliau menjawab: Yaitu wanita yang menyenangkan suaminya, jika suaminya memandangnya, yang menaati suaminya ketika memerintahkannya, dan yang tidak bermaksiat kepada suaminya menyangkut diri dan harta suaminya.” HR al_Hakim

Memelihara rumah, diri dan harta suaminya. Hukum asal seorang wanita adalah Ummu wa rabbatul baiti. Rasulullah Saw pernah bersabda: “…al Mar’atu raiyyatun alaa baiti ba’liha wa waladihi wa huwa mas’ ulatun an raiyyatiha.” HR Muslim

Membantu suaminya dalam urusan akhirat. Rasulullah Saw bersabda: Hendaknya salah seorang diantara kalian mempunyai kalbu yang bersyukur, lisan yang senantiasa berzikir dan istri yang beriman yang dapat membantumu dalam urusan akhirat. HR Ibnu Majah.

Meliki bekal agama yang baik. Rasulullah Saw bersabda: “Janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya, karena kecantikannya itu akan menjadikannya berlebihan. Jangan pula kalian menikahi wanita karena hartanya, karena hartanya itu akan membuatnya membangkang. Nikahilah wanita atas dasar agamnya. Sesungguhnya seorang hamba sahaya permpuan yang hitam legam yang memiliki kebaikan agama adalah lebih utama.” HR Ibnu Majah

Mempergauli suami dengan baik dan memelihara keridhaannya. Ini terkait dengan pertanyaan seorang shahabiyah yang menjadi utusan para wanita untuk bertanya kepada Rasulullah Saw. Ia bernama Asma bin ti Yazid al asyhaliyah. Asma menanyakan apakah mungkin seorang perempuan melakukan amal-amal rumah tangga dan tidak seperti laki-laki yang berihad fii sabilillah dan sholat berjamaah serta berjaga di perbatasan, sementara perempuan melahirkan, mengasuh anak, melayani suami amal-amalnya bisa seperti kaum laki-laki dalam keutamaan pahalanya. Rasulullah takjub dan memuji pertanyaan tersebut dan menyampaikan kepada para shahabat dalam forum, adalah yang lebih baik dari pertanyaan perempuan ini dalam hal agamanya? Para shahabat pun memuji. Kemudian Rasulullah menyampaikan kepada Asma: Pergilah kepada wanita mana saja, dan beritahukan mereka yang ada di belakangmu bahwa kebaikan salah seorang diantara kalian para wnaita dalam memperlakukan suaminya dan mengikuti keridhoannya adalah mengalahkan semua itu.” HR al Baihaq. Mendengar perkataan Rasulullah Saw, Asma segera pergi dengan gembira dan menyampaikan berita gembira itu kepada para wanita.

Ustadzah, hal-hal yang disampaikan Islam tentang profil wanita sholihah, kalau dalam pandangan perempuan moderat, mereka bilang mendiskreditkan wanita. Bagaimana agar para muslimah bisa percaya diri dalam masalah ini?

Ketika ada tuntunan Allah menuju surga, kemudian tuntunan itu dicela. Kita akan bisa menyadari siapa yang mencela. Allah SWT berfirman. Yaa ayyuhalladziina aamanuu laa tattabi’uu khutuwatissyaithaan innahu lakum aduwwummubiin…: QS An Nur 2. Jadi bila telah al Qur’an dan al hadits menyampaikan profil ini dan dalam memahami kalimatnya pun tidak akan memberi peluang penafsiran lain, karena penunjukan lafazhnya sudah jelas, maka bagaimana bisa seorang muslim mencela. Memang musuh-musuh Islam berusaha merusak pemikiran kaum muslimin agar meninggalkan al Qur’an. Di sinilah umat Islam harus waspada dan memelihara kemurnian agamanya. Celaan terhadap profil ini berasal dari orang-orang kafir Barat. Karena mereka tidak percaya kepada Allah SWT. Mereka juga tidak percaya pada surga dan neraka yang dijanjikan Allah SWT. Terhadap orang-orang kafir Allah telah menetapkan bahwa tidak ada tempat bagi mereka di surga. Untuk itu mengapa muslimah harus mengikuti pola berfikir orang-orang kafir yang tidak peduli halal-haram, surga dan neraka. Ketika sebagai muslimah kita sudah tahu bagaimana tuntunan al Qur’an dan Hadits terhadap seorang muslimah agar menjadi sholihah. Ini berarti Allah SWT telah mengaruniakan petunjuk atau hidayah kepada kita. Maka kita wajib bersyukur dan mendapatkan kehormatan serta kemuliaan karena telah dikaruniai petunjuk jalan ke surga.

Ustadzah, alhamdulillah bagi kita yang telah tahu bisa mendapatkan pencerahan dan akhirnya merasa mendapat kehormatan dan kemuliaan untuk menjalani hidup yang diridhoi oleh Allah SWT. Bagaimana dengan saudara-saudara muslimah yang lain yang masih terus dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran moderat. Karena mereka mungkin adalah korban dari media massa yang banyak menyuarakan profil wanita yang justru bertentangan dengan Islam?

Bentuk rasa syukur ini bisa diwujudkan dengan kita berusaha memberitahukan kepada saudara-saudara muslimah kita yang lain. Ketika para muslim dan muslimah yang belajar di pesantren, memahami kitab-kitab ulama salaf yang mash murni secara baik, justru terbebani kewajiban untuk berdakwah kepada yang lain. Orang yang paling tahu, wajib menyampaikan kepada yang tidak tahu. Di sinilah Islam memberikan pujian kepada setiap muslim yang berusaha menyampaikan kebenaran kepada orang lain. Islam menetapkan bahwa aktivitas mengajak kepada Islam, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar adalah aktivitas yang baik. Bahkan merupakan aktivitas yang memiliki derajat tinggi dan pahala yang sangat besar. Karena aktivitas dakwah mengajak kepada risalah Allah adalah aktivitas yang dilakukan oleh kalangan nabi dan Rasul. Inilah yang juga harus membuat kita bersyukur ketika bisa menyamoaikan kebaikan kepada orang lain berarti kita telah mendapat kehormatan untuk bisa beraktivitas seperti aktivitasnya para nabi dan rasul.
Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci....
Dipersilahkan bagi yang ingin share or copas semuanya milik bersama..

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik ✩ B uang yang buruk ✩ C iptakan yang baru


Salam Da'wah wa Salam Ukhuwah Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum.semoga bermanfaat Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

^_senyum_^

Wednesday, December 14, 2011

Di sebalik dugaan ALLAH...ada hikmah terselindung...

Bismillaahirrahmaanirrahiim Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh... Apa kabar Habibillah rohimakumullah... bagaimana suasana Hati dan Iman hari ini... Semoga Allah senantiasa Memberkahi dan Merahmati kita dan membantu kita untuk bisa selalu Istiqomah di jalan-NYA ini, Insya Allah... Insya Allah Allahuma Amiin
Alhamdulillah.. ana bisa berbagi kembali dengan sahabat semua,

=== ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ===

Ketahuilah,,,Di sebalik dugaan ALLAH...ada hikmah terselindung.KERANA,,,..ALLAH SAYANGKAN KITA,,, ^^



KENAPA AKU DIUJI??
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman,"sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji org2 yg sebelum mereka maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan sesungguhnya Diamengetahui org2 yg dusta." (Surah Al-Ankabut ayat 2-3)

KENAPA AKU Tak'' DAPAT APA YanG AKU IDAM-IDAMKAN?
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Surah Al-Baqarah ayat 216)

KENAPA UJIAN SEBERAT INI??
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya. " (Surah Al-Baqarah ayat 286)

RASA FRUST??
"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yg beriman." (Surah Al-Imran ayat 139)

BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA? ?
"Wahai orang-orang yang beriman!Bersabarlah kamu(menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan) , dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, dimedan perjuangan),
dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan). " (Surah Al-Imran ayat 200)

"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah)
dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk" (Surah Al-Baqarah ayat 45)

APA YANG AKU DAPAT DARI PADA SEMUA INI??
"Sesungguhnya Allah telah membeli drpd org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikansyurga utk mereka... (Surah At-Taubah ayat 111)

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP??
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain drNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal. " - (Surah At-Taubah ayat 129)

AKU DAH TAK DAPAT BERTAHAN LAGI!!
"...dan jgnlah kamu berputus asa drp rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah".


=== ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ===

Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.
Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci....


--------------------------------

=== ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ===

Dipersilahkan bagi yang ingin share or copas or tag semuanya milik bersama..

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik ✩ B uang yang buruk ✩ C iptakan yang baru


Salam Da'wah wa Salam Ukhuwah Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum.semoga bermanfaat Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

FOR DA'WAH...,,,...,,, ^^

^_senyum_^

=== ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ===

Tuesday, December 13, 2011

Nama yang BerseNandung

Bismillah...

Sekian tahun lamanya keluarga ini menantikan kehadiran sang buah hati, telah banyak linangan air mata menghantar setiap do'anya namun tatkala penantian itu terjawab Allah kembali menguji keimanannya. Ia pergi dari kampung halamannya,,, melangkahkan kaki walau terasa amat berat.
Arah yang ditujunya kini adalah jalan kafilah yang berhadapan dengan Laut Merah antara Yaman dan Palestina - daerah yang membentang bukit-bukit barisan sejauh kira-kira delapan puluh kilometer dari pantai. Bukit-bukit ini mengelilingi sebuah lembah yang tidak begitu luas, yang hampir terkepung oleh bukit-bukit itu kalau tidak dibuka oleh tiga buah jalan pertama jalan menuju ke Yaman, yang kedua jalan dekat Laut Merah di pelabuhan Jedah, yang ketiga jalan yang menuju ke Palestina.
yach,,, dalam kepungan bebukitan itulah Mekkah berada, lembah dimana Ia harus meninggalkan istri dan buah hatinya. Lembah dimana tak seorang pun berniat untuk menetap disana. Dan dalam ketidak pastian itu, Ia tetap harus meninggalkan mereka berdua dilembah tersebut walau perih demikian membuat hatinya jerih bahkan ketika bayangan maut mengintai keduanya namun tak jua menggoyahkan ketaatan pada_Nya.
Selang beberapa tahun kemudian,,, Sang putra kini telah tumbuh dewasa, dia bukan lagi bayi kecil nan mungil yang ditinggalkan sang ayah bersama ibunya di tengah lembah tak berpenghuni. Wilayah tempat mereka ditinggalkan pun sudah lebih maju dari sebelumnya. Kini sang anak sudah mampu membersamai langkah sang ayah dalam menunaikan kewajiban dari sang Khalik.Kini mereka kembali bersua,,, keluarga itu kembali dipersatukan.
Namun apakah yang menggundahkan hatimu wahai utusan Allah?? Bukankah telah lunas kerinduanmu pada keluarga yang dulu kau tinggalkan di lembah gersang ini?? Terbayar sudah kenelangsaan yang selama ini engkau rasakan. Tidakkah telah terobati dahaga kerinduanmu pada sang putra dan ibunya?? Jadi apakah sebenarnya yang menggelisahkan batinmu?? Hmmm,,, kini aQ mengerti, ini tentang pengorbanan dan penebusan itu, kegelisahan itu berawal dari mimpimu. Mimpi tentang perintah untuk menjadikan putramu sebagai kurban dengan menyembelihnya. Pagi itu,,, berangkatlah Ia bersama putranya "Oh anakku,,, dalam tidur aQ bermimpi, bahwa aQ menyembelihmu. Bagaimana pendapatmu?" Sang anak menyambut pertanyaan itu dengan wajah seterang purnama seraya menjawab "Wahai ayahQ,,, laksanakanlah apa yang diperintahkan padamu. Jika Allah menghendaki akan engkau dapati diriQ dalam kesabaran"Siapapun pasti akan risau bahkan berduka tatkala putra semata wayangnya harus diqurbankan sebagai bukti keimanannya pada sang Pencipta.
Namun demikian Ia tetap yakin bahwa semua ini tidaklah sia-sia. Subhanallah,,,, iman setebal apa yang dimiliki ke dua makhluk-Mu ini ya Rahmaaan?? Kesabaran seperti apa yang menghiasi keluarga ini sehingga mereka mampu menghadapi ujian seberat ini?? Qt benar-benar dibuat takjub oleh kekuatan ciNta keduanya pada sang Khalik... Tak terbayangkan suasana mengharu biru tatkala Ibrahim hendak menuaikan perintah Allah, situasi menegang bergejolak dalam diri sang ayah, keraguan pun seketika menggelayut dalam benaknya namun setiap kali setan berusaha mencari cela, Ibrahim selalu menepisnya. Mereka telah berserah diri pada Allah, kecintaan mereka pada Sang Rahman jauh lebih besar. Tatkala keduanya telah siap, Ibrahim mulai membaringkan sang putra, mata pisau pun siap menjadi saksi hari yang agung ini . Namun,,, sebuah suara memanggilnya,,, menghentikan setiap geraknya. " Hai Ibrahim! Engkau telah melaksanakan mimpi itu" Seberapa besar lega hatimu kala itu, seekor binatang telah menggantikan putramu untuk dijadikan qurban.
Akhirnya Allah menjadikan itu sebagai solusi dari setiap keikhlasan hatimu,,, Haru biru telah memenuhi relung hatimu dan putramu,,, gemuruh duka kini menjelma samudra kebahagiaan,,, gelombang ujian kini telah pecah dalam hantaman badai tekad yang bergemuruh. Semua bangsa telah engkau gemparkan dalam bingkai ketaqwaanmu,,, setiap jiwa kini mengerti arti ciNta walau tak satupun jiwa mampu menandingi kebesaran ciNtamu,,, Engkaulah ayah yang senandung namanya menggema hingga kini,,, engkaulah ayah yang memiliki putra teramat membanggakan,,, keluargamu adalah teladan bagi keimanan kami,,, kisah yang telah terbingkai indah di hati setiap manusia dalam nuansa keunikan,,, kisahmu akan selalu dikenang dalam lembaran-lembaran kitab dan kepribadianmu tertutur dalam keseriusan makna. Menjadi kisah yang mengembara sendirian dalam peradaban manusia.

SahaBat NuraNi


Bismillah..

Rabbi....
Engkau Maha indah, dan cinta akan keindahan
Engkau indahkan cinta dimataQ
demikian berkilaunya sampai silau aQ melihatnya
hampir tak sanggup Q serap hakikatnya
nyaris terlena jiwa ini karenanya
hanya karena kasih_Mu
kini, Engkau hiaskan cinta itu dihatiQ

jadikan cintaQ pada_Mu ya Allah...
berhenti dititik ketaatan
meloncati rasa suka & tak suka
karena aQ tau
menaati_Mu dalam hal yg tak Q sukai
adalah kepayahan, perjuangan & gemilang pahala
karena seringkali ketidaksukaanQ
hanyalah bagian dari ketidaktahuanQ

Ya Allah...
jika jodohQ adalah potongan rusukQ,
mudahkanlah jalanQ menjalaninya
jika telah Engkau tetapkan dia bagiQ
lima puluh ribu tahun sebelum Engkau ciptakan segala sesuatu,
bukakan tabir hatiQ memahaminya. Jika dia adalah taqdir_Mu bagiQ,
kuatkan diriQ menempuh terjal berliku
untuk meraihnya dengan izin & ridha_Mu

Ya Rahman,,, Apa pun yang aQ kumpulkan, cepat atau lambat pasti akan pergi. Harta yang Q miliki, kehormatan yang Q perjuang-kan, dan semua yang diakui sebagai milik sendiri selalu mencari jalan keluar dari genggaman.

Ibaratnya,,, arus sungai yang rindu akan lautnya.
Sekuat apapun bendungan menghadang, air akan menemukan celah untuk meneruskan tetesannya.
Atau, angin akan mengangkat mereka ke awan-awan tebal dan menjatuhkannya ke atas samudera.
Apa pun yang terjadi, semua itu akan pergi.

Jika toh mereka tak meninggalkanQ, suatu saat aQlah yang akan

meninggalkan mereka. aQ akan meninggalkan semua itu.

Karenanya,,, Q tak ingin terburu mengaku beruntung atas segunung harta atau

selangit kehormatan yang ada. Di saat semua itu pergi, tak selalu

pantas aQ meratapinya sebagai kemalangan.

Maka, tak ada yang lebih baik selain selalu bersiap melepaskan.

Bagi bendungan, tekanan arus air adalah beban berat. BagiQ, tumpukan

harta tak kalah beratnya. Maka, bila ia harus pergi, maka Q relakan kepergiannya.

Ini kan membuat hati jauh lebih lapang dan ringan

ya Allah....
hati hamba-hamba_Mu
ada diantara jari tangan_Mu.
gerak geriknya ada dalam kuasa_Mu
wahai dzat yg membolak-balikkan hati,
kukuhkan hati kami diatas agama_Mu
wahai dzat yg mengarahkan hati,
arahkan hati kami diatas ketaatan kepada_Mu & Rasul_Mu

~•♥•~Apa Kabar, Jodohku?~•♥•~

Bismillah

Apa kabar jodohku?
Apakah kau juga sedang terjaga malam ini?
Apakah kau juga sedang memanjatkan doa kepada Ilahi di sepertiga malam ini?
Dan apakah mulut dan hatimu terus menerus berzikir disaat ini?
Begitu sangat aku merindukanmu, wahai jodohku....
Berharap kau segera datang menjemputku.
Tapi mungkin saat ini belum saatnya yang tepat untuk kita bertemu.
Walau aku sungguh mau, Walau aku sungguh ingin,
Namun takdir kehidupan mengharuskan kita untuk berjalan lebih lama dan masih banyak kewajiban yang harus kita emban dan kita lakukan.

Apa kabar jodohku?
Apakah kebaikan sedang melingkupi hatimu saat ini?
Apakah kedamaian bersama Allah sang maha pengasih telah mengisi hari- harimu hingga kini?
Bagaimana dengan Quranmu?.
Sudahkah kau berakrab dengannya hari ini?
Ceritakanlah kepadaku..
Aku berharap bisa mendengarnya. ..

Apa kabar jodohku?
Sehatkah kau saat ini?
Lalu episode apa yang sedang kau jalani sekarang?
Jujur, rasanya lelah aku menunggumu.
Sampai- sampai aku berharap,
Ketika mata ini terbuka, kau telah berada duduk disebelahku,
Kau tersenyum dan membangunkan aku.
Bersama kita bertafakur serta bersujud kepadanya.

Apa kabar jodohku?
Berat hati ini menantikanmu, gelisah pula hati ini memikirkanmu.
Jika saja sekarang kita telah halal dalam ikatan suci,
Aku akan merawatmu dengan penuh kasih sayang.
Maka doakanlah...
Agar aku sabar menunggu, agar kau pun juga bersabar menunggu. Tenanglah....
Aku disini masih bersabar menanti mu, maka kaupun seharusnya begitu.

Jodohku...
Bilakah kita akan bertemu?
Pasti kita akan bertemu.
Namun sekarang, bahagiakanlah dahulu orang tua dan orang- orang yang menyanyangimu.
Namun sekarang, penuhilah dahulu segala kewajibanmu.
Dan perbaikilah kekuranganmu.
Maha suci Allah yang pasti akan memberikan kita kebahagiaan
Disaat dan waktu yang tepat

Jodohku....
Aku yakin, bila laki- laki yang baik adalah untuk wanita yang baik dan wanita yang baik adalah untuk laki- laki yang baik.
Maka bisakah kau bantu aku dengan doamu, agar aku mampu membaikkan dan memperbaiki diriku?
Dan, sudahkah kau sendiri berdoa dan berusaha agar hidup dan dirimu terasa lebih baik?
Semoga kelak saat kita bertemu, aku dapat menjadi hadiah untukmu.
Seorang istri yang senantiasa menyenangkanmu.
Semoga di akhir penantian kita nanti,
Kebahagiaan dan kedewasaan batin dari sebuah pribadi, sudah kita miliki.

Jodohku...
Semoga kau tak selalu memenuhi hari dan hatimu hanya dengan aku.
Semoga tetaplah Allah yang menjadi raja di kalbumu.
Dan doakanlah agar akupun berlaku yang sama.
Agar pertemuan kita nanti benar-benar berada dalam ridhoNya.

Jodohku...
Jangan risau dengan lamanya waktu,
karena aku insyaAllah adalah sebuah kepastian untukmu.
Bukankah kau juga yakin bahwa Allah menciptakan makhluknya berpasang- pasangan?.
Maka jangan risau dengan lamanya menunggu.
Jangan pula kau belokkan arah hidupmu pada keputusasaan.
Yakinlah, semua hanya masalah waktu.
Waktu yang pasti akan ada ujungnya.
Dan karena Allah tidaklah sedang mendholimi hambanya.
Maha suci Allah yang pasti akan memberikan kita kebahagiaan
disaat dan waktu yang tepat.

Ummati..ummati..ummati



Bismillah....
Pagi itu, meski langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Aku wariskan pada kalian dua hal, Al-Qur’an dan As-Sunnah. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersamaku.

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Utsman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

“Rasulullah akan meninggalkan kita semua,” desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian meninggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam,” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?” “Tak tahulah aku ayah, sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

“Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?” Tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata jibril.

Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” Tanya Jibril lagi. “Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya,” kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini.”

Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak tertahankan lagi. “Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.” Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanukum, peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu.”

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii?”, “Umatku, umatku, umatku”
Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. Kini, mampukah kita mencinta sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Bagaimana dengan kita sahabat?? Tanya dan jawablah sendiri…

Alangkah indahnya hidup ini..Andai dapat kutatap wajahmu
Kan pasti mengalir air mataku..Kerna pancaran ketenanganmu
Alangkah indahnya hidup ini..Andai dapat kukucup tanganmu
Moga menaglir keberkatan dalam diriku..Untuk mengikut jejak langkahmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah..Tak pernah kutatap wajahmu
Ya Rasulullah ya Habiballah..Kami rindu padamu
Allahumma Sholli Ala Muhammad
Ya Rabbi Sholli Alaihi Wasallim..Alangkah indahnya hidup ini
andai dapat kudakap dirimu
Tiada kata yang dapat aku ucapkan..hanya tuhan saja yang tahu
Kutahu cintamu kepada umat..Umati kutahu bimbangnya kau tentang kami
Syafaatkan kami
Ya Rasulullah Ya Habiballah..Terimalah kami sebaga umatmu
Ya Rasulullah Ya Habiballah..Kurniakanlah syafaatmu

Wallahu’alam bi shawwab.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More