Sunday, March 13, 2011

Ku Lepaskan Kau Dengan Senyuman


Di mana,,,

Hai-mu padaku kala itu,

saat mawar hitam terjuntai di ruangmu.

Ke mana,,,

Hai-mu malam itu,

saat kau bawa puing cintaku.

Bagaimana,,,

Senandung merdu dari dalam rasa,

yang kau titipkan pada senjakala cinta.

Dari mana,,,

Rasa ini ada, lalu kembali tiada,

kau genggam gelas kristalku tanpa rasa,

hingga segala yang tertuang di sana menjadi hampa.

Kata tanya, apakah selalu untuk bertanya?

Jika tak ada rasa, mengapa masih bertanya?

Jika rasa itu ada, kenapa juga selalu bertanya?

Sampai kapan, hidup penuh dengan tanda tanya?



mana,

kau simpan ini,

rasa galau yang milikku,

rindu dan penantian yang lalu.

Di

mana,

tersimpan itu,

wajah yang lama kucari,

dalam perjalanan dan penantian,

panjang seolah tak bertepi dan berdinding.

Di

mana,

mimpi dan rindu,

terselip dari antara hariku,

selalu menemani dalam tiap heningku,

berikan indahnya mencinta dan merindu padaku,

berikan hampir rasa aman pada tiap kelopak mawar hitamku.

Berjalan hampir tak pasti. Bersama rindu dan penantian. Menggenggam indah dan pedihnya perjalanan dan pencarian panjang


Wahai Penantianku Jangan Kau Persulitkan Aku

Kerana Di Saat Hari Itu Tiba

Usailah Penantianku Untukmu

Kerana Engkau Bukan Untukku`



~Aku Akhiri Engkau Dengan Senyuman~



Reaksi:

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More