Friday, February 4, 2011

•Ù ·˙ TerimaLah dia apa Adanya :) ˙·Ù •

Hmm........Sekedar corat ~ coret.....di waKtu Luang......:D

S'moga ada manfaatnya waLaupun sediKit.....!!

@@

Jika kamu memancing ikan……

Setelah ikan itu terlekat di mata kail……

Hendaklah kamu mengambil ikan itu……

Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula kedalam air begitu sahaja…….

Kerana ia akan SAKIT oleh kerana bisanya Ketajaman mata kail kamu & mungkin ia akan MENDERITA

selagi ia masih hidup……

Begitulah juga……

Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang ……

Setelah ia mulai MENYAYANGI kamu……

Hendaklah kamu MENJAGA hatinya……

Janganlah sesekali kamu terus MENINGGALKANNYA begitu saja……

Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu……

dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia masih mengingati kamu……

Jika kamu MENADAH air biarlah berpada……

Jangan terlalu berharap pada takungannya dan menganggap ia begitu teguh……

Cukuplah sekadar untuk KEPERLUANMU sahaja……Kerana apabila ia mulai RETAK ….

tidak sukar untuk kamu menampal dan memperbaikinya semula……

Dan bukannya terus dibuang begitu sahaja……

Begitulah juga……

Jika kamu sedang memiliki seseorang….TERIMALAH dia seadanya……

Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan mengganggapkan dia begitu istimewa……

Anggaplah dia manusia biasa……Kerana apabila dia melakukan KESILAPAN ….

tidaklah sukar untuk kamu MEMAAFKANNYA dan MEMBOLEHKAN hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhir hayat

Dan bukannya MENGHUKUMNYA dan MENINGGALKAN dia begitu sahaja kerana kamu merasa terlalu kecewa dengan sikapnyaLalu semuanya akan menjadi TERHENTI begitu sahaja……

Jika kamu MEMILIKI sepinggan nasi……

Yang kamu pasti baik untuk diri kamu……

Yang MENGENYANGKAN dan BERKHASIAT ……

Mengapa kamu berlengah lagi? Cuba mencari makanan yang lain……?

Kerana terlalu ingin mengejar KELAZATAN ……

Kelak, nasi itu akan BASI sendiri dan kamu sudah tidak boleh menikmatinya lagi……

Kamu akan MENYESAL ……

Begitulah juga……Jika kamu telah bertemu dengan seorang INSAN ……Yang kamu pasti boleh membawa KEBAIKAN kepada dirimu……MENYAYANGIMU …. MENGASIHIMU ….dan MENCINTAIMU ….Mengapa kamu berlengah lagi?Cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain……?

Terlalu mengejar KESEMPURNAAN ……?

Kelak, dia akan BERJAUH HATI dan kamu akan KEHILANGANNYA apabila dia menjadi milik orang lain……

Kamu juga yg akan MENYESAL dan tidak ada gunanya lagi……

Oleh itu janganlah kita terlalu mengejar KESEMPURNAAN

kerana ia bukanlah faktor utama KEBAHAGIAAN yang sempurna,

sedangkan jika kita boleh memaafkan KESILAPAN orang yang kita sayang

dan akur dengan KELEMAHANNYA sebagai manusia biasa serta BERSYUKUR dengan apa yang kita sudah MILIKI …

kita akan BAHAGIA, BAHAGIA dan terus BAHAGIA …itu lebih BERMAKNA !

“Begitu hidup ini tiada yang abadi yg patah Kan tumbuh yang hilang Kan berganti,

namun yang berganti tidak mungkin sama seperti yang telah pergi”

^_^

Dicatat oleh muslimah sejati ***



===

Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci....

--------------------------------

=== ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ✿ ✩ ❤ ✩ ===

Dipersilahkan bagi yang ingin share or copas or tag semuanya milik bersama..

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik ✩ B uang yang buruk ✩ C iptakan yang baru

Salam Da'wah wa Salam Ukhuwah Keep Istiqomah wa HAMASAH Barakallahufiikum.semoga bermanfaat Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

^_senyum_^


MencintaiMu Semampuku

سْÙ…ِ اللَّÙ‡ِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيمِ

MencintaiMu semampuku...........

Rabbii,Aku tak sanggup mencintaiMu seperti Abu bakar,yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanyameninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarga.Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad.Atau Utsman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan dienMu.

Izinkan aku mencintaiMu, melalui seratus-dua ratus perak yang terulur pada tangan-tangan kecil diperempatan jalan,pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan.Pada makanan-makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan.

Ilaahi, aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat NabiMu hingga tiada terasa anak panah musuh terhunjam di kakinya.Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu,dalam shalat yang coba kudirikan terbata-bata,meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Robbii, aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib,yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu.Maka izinkanlah aku untuk mencintaimu dalam satu-dua rekaat lailku.Dalam satu dua sunnah nafilahMu. Dalam desah napas kepasrahan tidurku.

Yaa, Maha Rahman,Aku tak sanggup mencintaiMu bagai para al hafidz dan hafidzah,yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam.Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui selembar dua lembar tilawahharianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.

Yaa RahiimAku tak sanggup mencintaiMu semisal Sumayyah,yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya DienMu. Seandai para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihadnya bagiMu. Maka perkenankanlah aku mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu.

Maka izinkanlah aku mencintaiMu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Kariim, aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya,bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putra dan zaujahnya,dan patuh mengorbankan pemuda biji matanya.Maka izinkanlah aku mencintaiMu di dalam segalanya.Izinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku,dengan mencintai sahabat-sahabatku, dengan mencintai manusia dan alamsemesta. Allaahu Rahmaanurrahiim, Ilaahi Rabbii

Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku.Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.

IBU.....Ceritakan pada_Q tentang IKHWAN Sejati

Bismillahirrahmaanirrahiim......

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.......

Seorang remaja pria bertanya pada ibunya: Ibu, ceritakan padaku tentang ikhwan sejati.......

Sang Ibu tersenyum dan menjawab.......

Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya....

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.....

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa ...

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah...

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan...

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu...

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya...

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia mengahdapi lika-liku kehidupan...

Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Quran, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca...

....setelah itu, ia kembali bertanya...

" Siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu, Ibu ?"

Sang Ibu memberinya buku dan berkata.... "Pelajari tentang dia..." ia pun mengambil buku itu

"MUHAMMAD", judul buku yang tertulis di buku itu.

^_^

~~** Say No to BROKEN HEART.....! **~~

AssaLamu'alaikum.......^^

Bismillahirrohmanirrohim.......

Sahabat…pernahkah kau patah hati???

Patah hati karena penolakan, penghianatan ataupun perpisahan???

“Patah hati itu sungguh menyakitkan, memilukan dan mematikan… “ (ehm… menurut saya kalimat ini hanya cocok untuk orang-orang yang tidak percaya akan janji Allah.. ^_^)

“Patah hati itu lebih sakit dari sakit gigi dan lebih sakit dari ditusuk belati…”(ehm…menurut saya kalimat ini sepertinya hanya cocok untuk orang-orang yang yang belum pernah sakit gigi dan belum pernah ditusuk belati … ^_^)

Menurut survei, patah hati itu menyedihkan tapi …. Saya bertanya-tanya sendiri,“Apakah hati kita benar-benar bisa patah???" Atau hanya ungkapan saja…hanya dimulut saja…merasa sakit hati dan kemudian berkata “Aku patah hati” atau “broken heart”…

Sobat...jika kita memang benar-benar terasa ada yang patah di hati atau patah hati karena penolakan, penghianatan dan perpisahan, atau ditolak, dihianati ataupun dipisahkan… ingat kalimat ini :

Allah.. tak pernah salah dalam pilihan-pilihanNya terhadap kebaikan kita. Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurutNya, apa yang menurut kita buruk belum tentu buruk menurutNya. Namun percayalah…apa yang menurutNya baik sudah pasti baik dan apa yang menurutNya buruk sudah pasti buruk. Karena Dialah Yang Maha Tahu…

Sewaktu seseorang yang kita harapkan tidak memberikan respon yang baik terhadap harapan kita, atau seseorang menolak kita, bahkan seseorang itu memutuskan untuk berpisah dengan kita..janganlah bersedih hati, janganlah merasa patah hati…jika sudah tahu patah hati itu menyedihkan, buang saja rasa itu dan menjauh dari yang namanya patah hati. Lalu jangan pernah lupakan kalimat ini…

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”(An Nur : 26)

Sehingga, apa yang harus disedihkan??? Jika seseorang itu tidak diizinkan Allah untuk bersanding dengan kita, berarti Allah telah menyiapkan bidadari atau pangeran yang jauh lebih baik dari yang kita anggap baik.. dan berprasangka baiklah kepada Allah…nantikan janjiNya yang akan memberikan yang TERBAIK untuk kita.

“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan)....” (Faathir :11)

Sobat...Pasangan kita sudah disiapkanNya, jodoh itu sudah disiapkanNya… Percayalah...

Jika kita ingin mendapatkan seseorang yang baik, maka jadilah orang baik…

Seseorang lelaki jangan pernah mengharapkan kan pasangan seperti Khadijah, Fatimah atau Aisyah jika sifatnya masih jauh dari standar baik dan tidak mau memperbaiki diri menjadi lelaki baik-baik...

Seseorang wanita jangan mengharapkan pasangan seperti Muhammad atau Ibrahim jika sifatnya masih jauh dari standar baik dan tidak mau memperbaiki diri menjadi wanita baik-baik...

Perbaiki diri berarti mengundang kebaikan…

Memperburuk diri berarti mengundang keburukan…

Say no to broken heart… dan jangan bersedih…

Wassalam,

Teruntuk pada kita semua


Sabda Rasulullah SAW dalam hadis Riwayat Muslim, "Harta yang paling berharga di dunia adalah wanita yang solehah."
Ramai manusia menisbahkan kemulian wanita pada kecantikan semata-mata.
Ada juga yang menisbahkan kemuliaan mereka pada kekayaan, dan tidak kurang juga pada keturunan.
Tetapi ini semua adalah penilaian oleh insan yang buta mata hatinya.
Sesungguhnya kemuliaan semua makhluk Allah SWT adalah terletak pada tahap ketaqwaan kepada Allah SWT.
Wanita adalah makhluk Allah yang amat istimewa.
Kemuliaan dan keruntuhan sesuatu bangsa terletak di tangan wanita, walaupun mereka diselubungi kelemahan, tapi teriakan mereka mampu merubah segalanya.
Kerana itulah sebagai anak, dia perlu menjadi anak yang solehah.
Manakala sebagai isteri, dia menjadi isteri yang menyenangkan dan menenangkan hati suaminya.
Sebagai ibu pula, dia akan mendidik anaknya dengan penuh kasih dan sayang.

Firman Allah SWT dalam surah An-Nisa' ayat ke-24 yang bermaksud, "Barangsiapa yang mengerjakan amalan yang soleh baik lelaki mahupun wanita sedang ia seorang yang beriman maka mereka itu masuk ke dalam syurga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun."

Dalam Islam wanita amat dihormati dan dihargai peranannya. Sebagaimana eratnya hubungan siang dan malam yang saling melengkapi, begitu juga lelaki dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi.
Setiap lelaki dan wanita memiliki tugas-tugas dan kewajipan-kewajipan yang berlainan, sesuai dengan fitrah masing-masing. Namun, matlamat hidup setiap lelaki dan wanita adalah sama, iaitu mencari keredhaan Allah SWT.
Rasulullah SAW telah memerintahkan supaya kaum wanita diperlakukan menurut fitrah ia dijadikan sebagaimana dalam sabdanya yang bermaksud,
"Berlaku baiklah terhadap kaum wanita lantaran mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok adalah bahagian yang teratas, jika kamu cuba untuk meluruskannya kamu akan mematahkannya dan jika kamu membiarkannya ia akan tetap bengkok, maka berlaku baiklah terhadap kaum wanita kamu." - Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Muslim

Nilai wanita bukan terletak pada pakaiannya yang menonjol, berhias diri untuk memperlihatkan kecantikannya, tetapi hakikatnya ialah pada kesopanan, rasa malu dan keterbatasan dalam pergaulan.
Wanita solehah itu adalah wanita yang tegar menjaga maruah serta apa yang lahir dari dirinya, dari hujung rambut hingga hujung kaki, termasuklah wajahnya, suaranya, senyum tawanya, jalannya, tulisannya hatta namanya sekalipun.

Wajahnya bukan aurat tetapi ada kalanya ia menjadi aurat
Dalam mazhab syafie ada khilafnya berdasarkan ayat ke-30 dalam surah an-Nur.
Allah melarang wanita beriman menunjukkan perhiasannya, kecuali apa yang telah zahir daripadanya.
Ulama Syafie berpendapat makna "apa yang zahir daripadanya" adalah muka dan tapak tangan, tetapi bagi wajah yang boleh mengundang fitnah, ia tetap menjadi aurat.
Wanita yang khuatir wajahnya boleh melalaikan lelaki yang memandangnya pasti akan menganggapnya sebagai aurat, lalu mengenakan purdah pada wajahnya.
Mungkin berat bagi wanita bergelar remaja untuk mengamalkannya, tapi cukuplah dengan tidak terlalu menonjolkan diri mereka di hadapan ajnabi atau tidak menjadikan wajah mereka sebagai paparan umum seperti friendster, facebook dan lain-lain.

Suaranya bukan aurat, tapi ada kalanya ia menjadi aurat.
Wanita yang memahami erti kesolehan tidak akan melembutkan suaranya di hadapan ajnabi kerana memahami perintah Allah SWT.
"Maka janganlah kamu melemah lembutkan suara dalam bebicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit hatinya." (Surah Al-Ahzab, 33)
Jadi, bertegaslah apabila berurusan dengan lelaki ajnabi.
Pergaulan yang betul telah Allah ajarkan melalui kisah dua orang puteri Nabi Syuib AS.
Bagaimana mereka ketika ingin memberi minum haiwan ternakan, mereka dapati ramai pengembala di sumur. Hajat mereka tidak kesampaian.
Nabi Musa AS telah mengambil alih tugas mereka.
Apabila selesai memberi minum haiwan ternakan tersebut, salah seorang daripada puteri tersebut mendatangi Nabi Musa AS dengan keadaan malu untuk menyampaikan pesanan ayahnya menjemput Nabi Musa AS ke rumahnya.
Daripada peristiwa ini, Allah menggambarkan wanita solehah itu adalah wanita yang tidak memdedahkan dirinya kepada pandangan umum.
Apabila ia berurusan dengan lelaki ajnabi, maka ia akan tunduk dan melahirkan rasa malu.

Berurusanlah dengan ajnabi tanpa mendatangkan keadaan khalwat (berdua-duaan).
Khalwat paling mudah berlaku dalam hubungan cinta terlarang. Khalwat juga adalah bunga-bunga zina.
Berbual-bual di telefon atau SMS di antara lelaki dan wanita kerana dasar cinta terlarang sehingga menyebabkan nafsu syahwat bergelora juga dikira sebagai khalwat kerana ia berlaku secara berdua-duaan.
Saidina Umar r.a berkata, "Aku lebih rela berjalan di belakang seekor singa daripada berjalan di belakang seorang wanita."
Seorang wanita solehah tidak akan membiarkan lelaki berjalan di belakangnya kerana dia faham seribu satu fitnah boleh timbul daripada keadaan tersebut.
Bagaimana pula keadaan wanita yang tidak melabuhkan jilbabnya apabila lelaki berjalan di belakangnya?

Maka, labuhkanlah tudungmu.
Ketahuilah bahawa pada pagi hari perintah berjilbab diwahyukan kepada Rasulullah SAW,seorang sahabiyah yang masih tidak tahu tentang wahyu tersebut telah keluar dari rumahnya tanpa jilbab. Kemudian seseorang telah menegurnya, "Mengapa engkau tidak berjilbab, adakah engkau tidak tahu tentang perintah memakainya?"
Lalu wanita tersebut berhenti melangkah dan menyuruh seseorang mengambil jilbabnya, lalu beliau berkata, "Aku tidak mahu selangkah pun aku berjalan dalam keadaan melanggari perintah Allah SWT."

Malangnya hari ini apa yang terjadi kepada wanita Islam; bertahun-tahun belajar Islam tetapi masih tiada kekuatan untuk mengamalkannya.

Saudariku,
Bangkitlah dari lenamu yang panjang dan tidak berkesudahan.
Sekali kamu terjatuh, jangan biarkan diri kamu jatuh selamanya.
Kamu punya kekuatan untuk bangkit semula, walaupun kita berdosa sebanyak buih yang memutih di lautan.
Yakinlah kasih sayang dan keampunan Allah terlalu luas.

Saudariku,
Hidup ini seperti mimpi, seorang pengemis bermimpi menjadi seorang raja, dipuji dan dipuja, segala kemuliaan dan kekayaan tunduk kepadanya, tapi bila dia sedar dari lenanya, dia masih seorang pengemis yang miskin dan tidak punya apa-apa.
Seorang raja yang bermimpi, menjadi seorang pengemis yang miskin dan hodoh, dia dihina dan dikeji di setiap persimpangan yang dilalui, tapi bila raja itu sedar dari lena, dia tetap seorang raja.
Matanglah dalam urusan akhiratmu. Jangan kerana kesenangan dunia yang sementara, kau sanggup menempah sengsara di akhirat selamanya.
Janganlah kerana kasih makhluk yang sementara, kau hilang kasih Allah SWT di akhirat sana. Jika kau hilang kasih Allah SWT, nescaya kau akan hilang segalanya.
Saudariku,
Saidatina Aisyah RA pernah berpesan,
"Sebaik-baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang"
Jangan kau berasa bangga dengan kecantikanmu sehingga kau dikejar jutaan lelaki. Itu bukan kemuliaan bagimu.
Jika kau berasa bangga, kau menyamakan dirimu dengan pepasir di pantai, yang boleh dipijak dan dimiliki sesiapa sahaja.
Muliakanlah dirimu dengan taqwa, setanding mutiara Zabarjad, yang hanya mampu dimiliki penghuni syurga.




Thursday, February 3, 2011

♥●•Ù ·˙ **C.I.N.T.A** ˙·Ù •●♥

“Dimulai dengan rasa cinta, dilalui dengan rasa cinta, untuk mewujudkan rasa cinta, pada hati orang-orang yang di cintainya”

Malam ku dekap sepi , lirih suara lantunan alam berdzikir dengan Meyebut Asma Mu , Ketenangan jiwa membakar rindu di dada , suara denyut nadi memanggil jiwa-jiwa yang bertaburan di kehidupan Malam . Angin memberi nilai kesejukan malam ini , suara gemercik air hujan yang menetes ke bumi sangat begitu menghibur rasa kesunyian malam yang penuh rasa rindu akan hadir nya …

Pena telah menuliskan rasa cinta dan kerinduan pada sang pemilik kehidupan , perasaan yang di taburi benih-benih ayat Nya akan membawakan diri ke alam dengan nuansa keindahan dan kesejukan DI hati .kesejukan malam selalu hadir begitu dengan rasa ketenangan ketika engkau melantunkan ayat-ayat nya dengan suara indah -Mu sehingga ketenangan itu nampak dan rasa kerinduan itu mulai memasuki dan menusuk-nusuk di qalbu .

Kau lantunan ayat demi ayat dengan begitu indah sehingga qalbuku meringgis medengar nya dan kau hilangakan rasa jemuh dalam hati , sehingga aku hanya bisa terdiam dalam kesendirian malam yang begitu sunyi …

Tangan jemari-Mu mulai kau gerakan satu demi satu untuk mengikuti ucapan dzikirmu , sehingga malam yang terasa indah dan angin membawa kesujukan di qalbu menjadi suatu ketenangan di dalam jiwa yang penuh kesuyian dimalam ini ,dan suara lantunan kodok diluar sana mulai bersautan mengisi kehidupan dimalam hari yang indah di kampung halaman -ku .

Wassalam …

.............................

Khadijah Srikandi Kesayangan Rasulullah . . .

Kepulangan suaminya dari Gua Hira' selepas menerima wahyu pertama, telah menimbulkan tanda tanya di hati Siti Khadijah r.a.. Segala yang diceritakan oleh suaminya mengenai pengalaman didatangi Malaikat Jibril, adalah [B]rahsia besar yang tidak boleh diceritakan[/B] kepada orang lain. Sikap Khadijah ini memberi input yang baik kepada muslimat terutama yang bergelar isteri. Kadangkala kita dapati isteri-isteri tidak menjaga akhlak mereka dengan [B]sibuk menceritakan hal keluarga[/B] termasuk bersifat peribadi dan rahsia.

Siti Khadijah [B]meminta izin kepada suaminya[/B] untuk mengajukan persoalan kepada sepupunya iaitu Warkah bin Naufal. Orang yang dipilih oleh Siti Khadijah bukanlah sebarangan orang, Warkah seorang yang alim dan berpegang pada ajaran tauhid. Pengajaran di sini dalam menceritakan masalah atau mengajukan permasalahan kita untuk diselesaikan adalah dengan memilih orang yang sesuai. Kadangkala wanita menceritakan masalah mereka bukan untuk mengurang atau mencari penyelsaian terbaik, tetapi sekadar untuk melepaskan geram. Akibatnya, suami kadangkala tahu keburukannya diceritakan oleh sang isteri kepada orang lain (disampaikan). Ini boleh [B]memburukkan lagi keadaan antara suami isteri[/B] yang bermasalah tadi.

Khadijah dilihat sebagai seorang muslimah yang bijaksana dengan menceritakan peristiwa Nabi bersama Jibrail [B]hanya kepada orang yang layak[/B] dan bukan sebarangan orang. Antara sifat atau akhlak terpuji yang dapat diikuti oleh muslimat dari Siti Khadijah adalah:

1. Bersifat tenang dan boleh menenangkan orang lain.
2. Tidak terburu-buru dan panik.
3. Tidak mudah mempercayai orang lain dalam menceritakan hal yang bersifat rahsia.
4. Pandai memilih orang untuk diadu permasalahan.
5. Bersifat amanah,lembut dan berhikmah.
6. Meminta kebenaran dari suami hatta untuk perkara kebaikan.
7. Sabar dalam menghadapi permasalahan suami.

[B]Menjejaki Jejak Khadijah[/B]

Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan daripada kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita, iaitu Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Kedua wanita itu [B]berdiri di belakang dakwah Islamiah[/B], mendukung dan bekerja keras dalam menyampaikan Islam. Oleh disebabkan itu, Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia. Dia adalah [I]Ummul Mukminin[/I], sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya.

Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah [B]wanita pertama yang beriman[/B] kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Allah. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolong dengan jiwa, harta dan keluarga.

[B]Peri hidupnya harum[/B], kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.

Rasulullah SAW bersabda, "Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang lain tidak memberiku apa-apa."

Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, walhal di hadapan kita ada wanita terbaik di dunia, Khadijah binti Khuwailid, [I]Ummul Mukminin[/I] yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan suami dan membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat menjadi Nabi dan meneguhkan pendiriannya serta membenarkannya. Khadijah [B]mendahului semua orang dalam beriman kepada Allah[/B], dan membantu baginda serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga.

Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan nabi-Nya dengan sebaik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam istananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hidupnya.

Ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata : "Wahai Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya daripada Allah dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tidak ada kepayahan.

[I](Hadis riwayat Bukhari dalam Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata, "Keshahihannya telah disepakati.")[/I]

Khadijah r.a. membawa panji bersama Rasulullah SAW sejak saat pertama, berjihad dan bekerja keras. Dia menghabiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia [B]berdiri di belakang suami [/B]dan nabinya hingga nafas terakhir, dan patut menjadi [B]teladan tertinggi bagi para wanita[/B].

Sesungguhnya ia adalah kedudukan yang tidak diperoleh seorang pun di antara para sahabat yang terdahulu dan pertama masuk Islam serta [I]Khulafa' Rasyidin[/I]. Hal itu disebabkan sikap Khadijah r.a. pada saat pertama lebih agung dan lebih besar daripada semua sikap yang mendukung dakwah selepas itu. Sesungguhnya Khadijah r.a. merupakan [B]nikmat Allah[/B]
[B]yang besar[/B] bagi Rasulullah SAW. Khadijah mendampingi Nabi SAW selama seperempat abad, berbuat baik kepadanya di saat beliau gelisah, menolongnya di waktu yang susah, membantunya dalam menyampaikan al-Quran, ikut serta merasakan penderitaan yang pahit pada saat jihad dan menolongnya [B]dengan jiwa dan hartanya[/B].

Rasulullah SAW bersabda, "Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengurniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia."

[I](Hadis riwayat Imam Ahmad dalam Musnadnya, 6/118.)[/I]

Sehingga di akhir hayatnya apabila baginda bertanya, "Apakah harta yang masih ada pada dirimu wahai isteriku untuk perjuangan Islam ini?" Khadijah berkata, "Tiada apa-apa lagi, [B]jika tubuhku dan tulang-tulangku boleh dimanfaatkan untuk perjuangan Islam gunakanlah[/B]." [I]Subhanallah[/I]... sungguh hebat perjuangan para sahabat baginda dan [I]Ummul Mukminin[/I] untuk memperjuangankan Islam. [B]Adakah kita sanggup berkorban seperti mereka pada masa kini?[/B] Renung-renungkan...

Monday, January 31, 2011

Selamat Berpisah dan Selamat Berjuang

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh


Sejenak jemari aq bercerita
Tentang denting waktu yang menghentak
Membuat kisah kita memancarkan warna-warna cinta
Kita menyatu dalam banyak sisi yang berbeda

Tahukah... aq bahagiaaa . . .

Karena kita bersaudara dalam ukhuwah yang terjalin
Karena Allah...

Dan kini . . .

Demi waktu yang kian berpacu cepat
Hadirkan nada-nada Ilahiah yang memikat

Sungguh . . . kuakui berat

Kala kata ' BERPISAH '
Tapi.. mana bisa menghindar
sebab ia tercipta karena adanya Pertemuan

Laa Tahzan... Don't be sad... Jangan Bersedih

Sebab...
Bukan karena Berpisah lantas kita menjauh kan,..???
Memang pasti akan terasa berbeda
Tapi...
Bukankah kita telah terbiasa dengan perbedaan,..???

Ku harap engkau tak pernah lupa
Walau hadir aq berkurang dalam kisi-kisi hati mu

Selamat Berpisah dan Selamat Berjuang
Diri aq mohon maaf atas segala khilaf dan banyak macam kesalahan
Meskipun kita tak bisa saling berbagi kembali
Tapi.. kita masih tetap bisa saling mendo'akan

Karena tiada ungkapan PERPISAHAN dalam sebuah UKHUWAH
Meskipun maut menjadi noktahnya
Sebuah Ukhuwah itu sangat Istimewa
Hidup dalam DO'A
Biarpun tanpa ada bayangnya...

Semoga Allah meridhai derap Langkah Kaki kita dari setiap tarikan nafas yang kita hembuskan...amiiiin....

Keep Fighter Dakwah Sabilillah dari saudarimu, RISA
Wassalamu'alaikum warhmatullahi wabarokatuh

^_senyum_^ Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh


Sejenak jemari aq bercerita
Tentang denting waktu yang menghentak
Membuat kisah kita memancarkan warna-warna cinta
Kita menyatu dalam banyak sisi yang berbeda

Tahukah... aq bahagiaaa . . .

Karena kita bersaudara dalam ukhuwah yang terjalin
Karena Allah...

Dan kini . . .

Demi waktu yang kian berpacu cepat
Hadirkan nada-nada Ilahiah yang memikat

Sungguh . . . kuakui berat

Kala kata ' BERPISAH '
Tapi.. mana bisa menghindar
sebab ia tercipta karena adanya Pertemuan

Laa Tahzan... Don't be sad... Jangan Bersedih

Sebab...
Bukan karena Berpisah lantas kita menjauh kan,..???
Memang pasti akan terasa berbeda
Tapi...
Bukankah kita telah terbiasa dengan perbedaan,..???

Ku harap engkau tak pernah lupa
Walau hadir aq berkurang dalam kisi-kisi hati mu

Selamat Berpisah dan Selamat Berjuang
Diri aq mohon maaf atas segala khilaf dan banyak macam kesalahan
Meskipun kita tak bisa saling berbagi kembali
Tapi.. kita masih tetap bisa saling mendo'akan

Karena tiada ungkapan PERPISAHAN dalam sebuah UKHUWAH
Meskipun maut menjadi noktahnya
Sebuah Ukhuwah itu sangat Istimewa
Hidup dalam DO'A
Biarpun tanpa ada bayangnya...

Semoga Allah meridhai derap Langkah Kaki kita dari setiap tarikan nafas yang kita hembuskan...amiiiin....

Keep Fighter Dakwah Sabilillah dari saudarimu,
Wassalamu'alaikum warhmatullahi wabarokatuh

^_senyum_^

Monday, January 24, 2011

HTI : Negara Gagal, Syariah dan Khilafah Solusinya


JaKArta. Sekitar 10 ribu massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali melakukan aksi damai mengkritik kegagalan negara menjalankan fungsi-fungsi pokoknya. Dalam aksi yang dilakukan di depan Istana negara Minggu (23/1) siang ini, HTI mengingatkan pangkal kegagalan negara ini adalah karena tidak diterapkannya syariah Islam.

“Negara telah gagal menjalankan fungsi-fungsi pokoknya, gagal mensejahterakan rakyat, gagal melindungi moralitas rakyat, gagal melindungi kekayaan rakyat, gagal memberantas korupsi dan mafia hukum, gagal melindungi aqidah umat,” kata juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto.

Menurutnya, meskipun pemerintah mengatakan angka kemiskinan terus turun, tapi secara kasat mata masih sangat banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Hal ini tampak misalnya ada lebih dari 70 juta rakyat miskin yang masih menerima raskin.

Bahkan kini tengah terjadi krisis pangan, harga kebutuhan pokok meroket, daya beli rakyat menurun, ekonomi makin sulit. Sebanyak 4 juta anak Indonesia kurang gizi. Ismail menyatakan : “Rakyat terpaksa berutang, mengurangi makan atau makan seadanya seperti nasi tiwul (yang telah mengakibatkan 6 orang meninggal) atau bunuh diri,”

Pemerintah juga gagal menegakkan hukum.Korupsi makin menjadi-jadi, korupsi banyak dilakukan oleh para pejabat yang berlangsung makin massif dan sistemik “Lihatlah, 148 kepala daerah sekarang ini jadi tersangka korupsi, diantaranya adalah 17 Gubernur,” ujarnya

Namun yang paling utama ,menurut jubir HTI ini dengan tetap setia pada sekularisme dan kapitalisme negara juga telah gagal membawa rakyat ini kepada jalan yang diridhai oleh Allah SWT.

“Memang diakui bahwa kemerdekaan ini adalah atas berkat dan rahmat Allah SWT, tapi pada faktanya pengakuan itu tidak diikuti dengan ketundukan pada segenap aturan-aturan-Nya. Tetap saja, syariahnya disisihkan dan hukum jahiliah dipertahankan.” Tegasnya

Untuk itu HTI kembali menyeruskan solusi syariah dan Khilafah untuk menyelesaikan kegagalan negara ini. Karena menurut HTI persoalannya bukanlah sekedar rezim tapi disebabkan karena aturan kapitalisme-sekuler.

“Disinilah pentingnya seruan kita selama ini ‘Selamatkan Indonesia Dengan Syariah’ ,karena hanya dengan penerapan syariah secara kaffah di bawah naungan Khilafah sajalah, seluruh aspek kehidupan rakyat dan negara ini dapat diatur dengan sebaik-baiknya,” kata Ismail Yusanto.

Aksi damai ini berjalan tertib meskipun dihadiri oleh ribuan massa. Setelah berdoa bersama meminta pertolongan Allah SWT terhadap negara ini, para peserta bubar dengan teratur diiringi dengan hujan. (mediaumat.com)

Di kutip VIDEO AKSI HTI BANDUNG DAN JAKARTA SELATAN.



SEBAGIAN PIC AKSI MUSLIMAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA KOTA MAKASSAR/NEGARA GAGAL SELAMAT DENGAN KHILAFAH LOKASI PEMUTARAN JALAN RAYA. .


LOKASI POROS JALAN RAYA . .


: MUSLIMAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA.

Saturday, January 22, 2011

Sekularisme Dalam Sorotan




HTI Press. Pada hari Ahad, 9 januari 2011, Muslimah HTI DPD II Banyumas menyelenggarakan seminar Ke-Islaman, mengambil tema ” Sekularisme dalam Sorotan“. Bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, seminar ini dihadiri oleh Mubalighot, para Nyai Pondok Pesantren, Guru dan Pengawas `Agama, penggerak majlis ta’lim dan Ustadzat. Pemateri yang dihadirkan, Ustadzah Ning Muhibbin (Mubalighoh Banyumas), ustadzah Hj Asih Sari Umiatun (Muslimah HTI Banyumas), dan Ustadzah Siti Muslikhati, M.Si (Muslimah HTI DPD I Yogyakarta).

Walaupun di awal persiapan Muslimah HTI Banyumas harus berhadapan dengan pihak Kemenag Banyumas yang kurang open hanya karena menganggap HTI merupakan gerakan transnasional, namun tidak menyurutkan langkah panitia untuk tetap terus menyakinkan bahwa HTI berjuang agar Indonesia lebih baik. Terbukti dengan peserta yang hadir cukup banyak dan antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Dalam pemaparannya, ketiga pemateri bersemangat mengungkap fakta dan bahaya sekularisme serta mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Islam sebagai mabda/idiologi yang mengatur seluruh tatanan kehidupan.Di sela acara juga ditampilkan tayangan Bisyarah Khilafah, bukti bahwa janji dan pertolongan Alloh akan diberikan kepada kaum muslimin yang gigih dan ikhlas memperjuangan kemuliaan umat dalam naungan syariah dan khilafah.(MHTI DPD II Banyumas)

BY:MUSLIMAH hIZBUT TAHRIR INDONESIA

MHTI Jateng Kritisi Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan



HTI Press. Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan digadang-gadang pemerintah akan mampu menyelesaikan permasalahan KDRT dan kemiskinan yang menimpa perempuan saat ini. Berbagai asumsi dilempar untuk meng-golkan program ini. Nyatanya bukanlah kesejahteraan perempuan yang didapatkan namun justru kerusakan bertubi-tubi yang diperoleh. Ketika perempuan dan ibu berlomba untuk beraksi di ranah publik, tugas utama sebagai ibu dan pengatur rumah tangga menjadi terabaikan. Perhatian kepada anak dan suami diberikan disertai rasa lelah karena sibuk beraktivitas “produktif” di luar rumah.

Untuk mengkritisi Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, Muslimah HTI DPD I Jawa Tengah dan DPD 2 Kota Semarang melakukan serangkaian kegiatan.

1. Roadshow Media

Media sebagai salah satu pilar demokrasi merupakan salah satu corong yang digunakan untuk propaganda program PEP. Media dengan opini yang dibawakan akan mudah untuk menggiring Ibu dan perempuan mengikuti berbagai program PEP. Untuk itu Muslimah HTI DPD I Jateng melakukan kunjungan ke media yang ada di Kota Semarang, yakni ke TVKU pada Selasa, 14 Desember 2010 pukul 09.30 dan Cakra SemarangTV pada Rabu, 15 Desember pukul 13.30. Pada kedua media elektronik tersebut, delegasi yang dipimpin oleh Ketua MHTI DPD I Jateng, Ustadzah Ratih Respatiyani mengungkapkan kesalahan asumsi yang dibangun untuk penetapan program PEP. Asumsi bahwa perempuan yang tidak memiliki penghasilan sendiri akan mudah terkena KDRT, ternyata yang terjadi kemudian setelah perempuan memiliki penghasilan sendiri, angka gugat cerai justru semakin meningkat di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Dan diungkapkan pula bahwa program PEP ini tidak akan bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan yang terjadi pad bangsa ini.

2. Aksi Ibu Peduli generasi

Bertepatan dengan peringatan hari ibu tanggal 22 Desember 2010, Muslimah HTI DPD 2 Kota Semarang melaksanakan Aksi Ibu Peduli Generasi: Ibu Indonesia Tolak Kapitalisme dengan Syariah dan Khilafah. Aksi longmarch dilaksanakan mulai pukul 09.00 dari pelataran masjid Baiturrahman kawasan Simpang Lima menuju Videotron Jl.Pahlawan. Dalam orasi yang disampaikan di hadapan peserta aksi , Ustadzah Sri Endah Abdullah (Lajnah Faaliyah MHTI) menggambarkan tipu daya kapitalisme untuk mengentaskan kemiskinan perempuan melalui program pemberdayaan ekonomi perempuan dan sebutan TKW sebagai pahlawan devisa. Usaha itu bukanlah solusi bagi masalah kemiskinan perempuan namun justru semakin menyengsarakan perempuan. Selanjutnya, Ustadzah Indra Lestari (MHTI Kota Semarang) mengambil tema “Kembalikan Ibu pada fitrahnya”. Kapitalisme telah mengoyak fitrah ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga dan menarik para ibu untuk berkiprah di ruang publik hingga mengabaikan peran pentingnya mendidik generasi bangsa ini. akibatnya keretakan rumah tangga, gugat cerai dan kenakalan anak dan remaja bukanlah hal yang asing di era kapitalisme ini. Orator terakhir Ustadzah Ratih Respatiyani (Ketua MHTI DPD I Jateng) menyampaikan bahwa “Khilafah Menjamin kesejahteraan masyarakat”, sistem ekonomi kapitalisme yang telah terbukti nyata menyengsaraan dan memiskinkan masyarakat harus diganti segera dengan sistem ekonomi islam dalam bingkai penegakan Khilafah Islamiyah. Sistem inilah yang akan mampu menjamin kebutuhan pokok masyarakat, dan pemenuhan kebutuhan perempuan akan diatur dengan mekanisme yang jelas yakni wali, keluarga, masyarakat dan negara. Perempuan secara khusus dan masyarakat secara umum akan hidup aman dan sejahtera di bawah naungan Khilafah Islamiyah.

Selain orasi, dalam aksi ini juga ada aksi teatrikal tentang penindasan yang dilakukan kepada perempuan dan gambaran kerusakan generasi saat ini. Kemudian aksi damai ditutup dengan dibacakan pernyataan sikap Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia. Mari Ibu Indonesia, Tolak Kapitalisme, Selamatkan Generasi Bangsa ini dari kehancuran dengan Syariah dan Khilafah.

3. Forum Muslimah untuk Peradaban

Puluhan tokoh muslimah dari berbagai kota di Jateng Utara (pantura) hadir di Rumah makan Padang Nusantara, Ahad, 19 Desember 2010 pukul 09.00 dalam acara Forum Muslimah untuk Peradaban: Pemberdayaan Ekonomi Perempuan antara Harapan dan Kenyataan. Acara yang diselenggarakan Muslimah HTI DPD I Jateng ini menghadirkan Ustadzah Siti Maryam dari Muslimat NU Blora dan Ustadzah Hayyin Thohiro (DPP MHTI), keduanya menyampaikan gambaran perempuan dan kemiskinan yang terjadi saat ini. Ternyata kemiskinan tidak akan terselesaikan dengan berbondong-bondongnya perempuan mengambil peren akonomi di ranah publik. Bukannya menyelesaikan masalah akan tetapi justru mendatangkan masalah baru dalam keluarga dan pendidikan anak, dan tentu ini akan berbahaya bagi kelangsungan generasi yang mandiri dan berjiwa pemimpin bagi negeri ini.

Ustadzah Hayyin Thohiro memaparkan bahwa Islam memiliki mekanisme yang khas untuk menyelesaikan kemiskinan pada wanita yakni melalui penafkahan oleh suami, nafkah melalui jalur wali/kerabat kemudian peran serta masyarakat yang ditumbuhkan untuk melakukan sekedah, infaq dan zakat, dan tak kalah penting peran negara untuk mengentaskan kemiskinan.

4. Konferensi Pers

Seusai acara Forum Muslimah untuk Peradaban, MHTI DPD I Jateng mengadakan konferensi pers untuk kembali menjelaskan Kritisi atas Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan. Hadir dalam konferensi ini wartawati dari RRI Semarang, TVRI Jateng dan Radar Semarang. (FH/12)

Salah satu kegiatan yang di laksanakan Muslimah HTI







Muslima HTI indonesia di kota Purbalingga Gelar Diskusi Kritisi Program PEP

HTI Press. Hari Kamis, 30 Desember 2010 pukul 13.30 sampai dengan 16.00 bertempat di RM. Sidoroso Purbalingga, Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Purbalingga menggelar Diskusi Muslimah dengan tema “Mungkinkah Perempuan Mengentaskan Kemiskinan Bangsa ? Telaah Kritis Atas Program PEP”.

Acara yang berlangsung santai namun serius ini, alhamdulilah dihadiri oleh sekitar 15 muslimah yang terdiri dari tokoh dan pengurus majlis taklim se-purbalingga dengan menghadirkan dua pembicara, yaitu : ustdazah Lies Arifah, SP.d (MHTI Yogyakarta) dan ustadzah Muthi’ah, ST (Ketua MHTI purbalingga). Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Tim PKK kabupaten yang juga istri dari Bupati Purbalingga Ibu Sudarli Heru Sujatmoko yang menjadi keynote speaker dan didampingi oleh ibu Erna, Pokja I bidang kemiskinan.

Acara ini di gelar bertujuan untuk memberi penjelasan tentang alasan mendasar dari program pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan dan dampak yang ditimbulkannya serta bagaimana solusi Islam dalam mengentaskan kemiskinan. (MHTI Purbalingga)

Pesantren Liburan Anak: Menjadi Generasi Pejuang


HTI Press. Libur tlah tiba..libur tlah tiba..horeee!! Masa liburan sekolah menjadi saat yang tepat untuk mengajak anak-anak menikmati liburan dengan cara yang berbeda. Tidak lagi dipenuhi dengan nonton tayangan khusus liburan, menghabiskan waktu untuk bermain atau keluar kota mengunjungi sanak keluarga.Muslimah HTI DPD 2 Kota Semarang, secara khusus mengajak puluhan anak dari usia 7 - 13 tahun untuk mengikuti Pesantren Liburan Anak. Acara ini diselenggarakan Senin, 20 Desember 2010 di Taman Bermain Mahardhika,Banyumanik Semarang.

Start awal dari Pesantren Liburan Anak ini adalah senam pagi, senam dulu biar sehat dan fresh pemikirannya. Ustdzah Dimi dan Ustadzah Dewi memandu dengan peserta dengan penuh semangat, dan tentu dengan penuh keceriaan anak-anak mengikutinya dengan tak kalah semangat.

Usai senam, peserta diajak bernyanyi dengan gembira oleh Ustadzah Dewi, tentu lagu dan tepuk yang membakar semangat mereka untuk meyakini akan adanya Allah swt, semakin meningkatkan ketakwaannya kepada Allah swt. Perkenalanpun dilakukan, tak kenal maka tak sayang, keceriaan yang muncul dari anak-anak menjadikan perkenalan semakin asyik dan rasa sayangpun tak sulit untuk segera ditumbuhkan. Bravo! Perkenalanpun tak semata perkenalan, bagi-bagi kelompok juga. Anak-anak diajak mengenal Khalafaur Rasyidin, siapa yang bisa menebak, maka itu menjadi nama kelompoknya. So,kelompok Abu Bakar, Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib pun terbentuk. Alhamdulillah, pengetahuan jadi bertambah.

Setelah kenalan dan nyanyi-nyanyi, shalat dhuha dulu yuk. Jamaah dhuha pesantren liburan anak dipimpin oleh Mas Umar, Subhanallah sudah berani jadi imam, tentu dengan modal yang mumpuni dong. Dan makmum pun dengan tertib mengikuti gerakan imam, tidak ada canda, semuanya khusyuk mengharap ridho Allah swt di pagi ceria itu.

Sesi pertama ada games yang dipandu Ustadzah Nanik “Sembunyikan Hartamu”, perburuan harta karun pun dilakukan peserta di sepanjang area Taman Mahardhika, memanjat, menelusuri semak-semak dilakukan untuk menemukannya. Finally, terkumpul semua, ternyata setelah digabungkan harta karun itu bertuliskan A L L A H. Dari games ini, peserta diajak mengenal siapa Allah swt, dan diperkenalkan bahwa Allah itu Maha Tahu, “jadi adek-adek melakukan perbuatan apapun, Allah tahu tidak? ” Tahuuuu…” kompak peserta menjawab. Jadi, sejak kecil wajib menjaga amal perbuatan agar berpahala, meski sembunyi-sembunyi dan berbohong, Allah tetap tahu lho adek-adek. Siap!

Selanjutnya, mewarnnai dan bercerita “Semua ciptaaan Allah”, wah pada semangat sekali mewarnainya, ada buah, sayur, ikan, gajah, pokoknya semua ciptaan Allah swt. Sesi ini dipandu Ustadzah Depy. Setelah mewarnai, break makan siang, nyam nyam, sambil makan nonton Tupi dan Ping-ping, berpetualang deh. Sesi istirahat ini dilanjutkan dengan bermain bebas, asyiik main ayunan dan main bola. Setelah itu shalat dhuhur, jamaah lagi dengan Mas Umar sebagai imamnya.

Sesi terakhir ni, “Cerita Bunda” yang dipandu Ustadzah Fitri. Peserta diajak memahami bagaimana perasaan, harapan dan kasih sayang Bunda mereka. Ustadzah Fitri membacakan cerita harapan dari bunda salah satu peserta. Sangat menyentuh, ternyata Bunda, Ibu, Umi, Mama senantiasa menginginkanyang terbaik bagi putra-putrinya. Pemandu juga meminta anak-anak untuk mengemukakan perasaan dan usahanya untuk menjadi anak yang dibanggakan orang tuanya. Ingat nak, ridho Allah tergantung pada ridho orang tua, jadilah anak-anak yang dibanggakan orang tua kalian, jadilah anak-anak yang sehat, cerdas, bertakwa, siap menjadi pemimpin dan berani berbeda untuk menyerukan islam.

Doa penutup pun dipanjatkan, semoga menjadi anak-anak sholeh yang senantiasa menjadikan ridho Allah swt sebagai tujuan. Dan sampai ketemu lagi di kajian intensif anak. Tak sabar menunggu kalian belajar islam, mengamalkan, dan menyebarkan kepada teman-teman kalian. Allahu Akbar! (FH/12b)

senam pagi dulu biar sehaT













Salah Satu akhwat memasangkan Nama












semangad mengikuti materi pertama












harapan Ummi untuk kalian..












shalat dhuhur berjamaah













BY: Muslimah Hizbut tAhrir Indonesia

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More